Home / BERITA UTAMA / SUMUT

Jumat, 20 April 2018 - 18:04 WIB

Tak Lengser Sekarang, Hafriansyah akan….

Dunner Siagian

Dunner Siagian

Oleh: DUNNER SIAGIAN, Pemimpin Umum

Hasil akhir dari upaya melengserkan Hefriansyah Noor dari jabatan Wali Kota Siantar lewat jalur konstitusi, diprediksi bakal menjadi tolak ukur Pilkada Siantar mendatang.

Ada dua hal yang pasti dari hasil akhir dalam upaya melengserkan Hefriansyah menggunakan mekanisme Hak Angket DPRD Siantar. Berhasil, atau gagal. Jika upaya pelengseran Hefriansyah ampuh dan berhasil lewat jalur Pemakzulan, maka jelaslah Hefriansyah tamat. Namun ketika upaya itu gagal, Hefriansyah akan semakin kuat dan mudah merebut kekuasaan di periode ke 2 mendatang. Banyak pihak yang menginginkan Hefriansyah tetap bertahan. Tapi, tak sedkit pula berambisi untuk menghabisinya dengan beragam cabang kepentingan.

Baca Juga :  Ini Dia Juara Lomba Cerita Wastra 2021 Tingkat Provinsi Sumut

Gelombang kegaduhan yang muncul akhir-akhir ini akibat hal sepele namun tak mampu diatasi, terkonstruksi dengan sendirinya dan apa adanya. Namun bisa saja, makin ke depan, gelombang itu terus bergulung dan sulit untuk di atasi hingga akhirnya menjadi cikal bakal runtuhnya kekuasaan Hefriansyah.

IKLAN ADS

Perlawanan para pedagang Pasar Horas, Kemarahan masyarakat asli Siantar dari Suku Simalungun terhadap Hefriansyah, merupakan bibit awal yang sulit dinafikkan bakal menjadi ancaman terbesar bagi rontoknya kekuasaan Hefriansyah. Apalagi, ketika perlawanan yang awalnya hanya spontanitas tersebut sudah ditunggangi para pihak yang selama ini berkeinginan menjatuhkan Hefriansyah dari tampuk kekuasaannya, maka yang terjadi, akan semakin sulit bagi Hefriansyah mempertahankan jengkol wali kota tetap menempel di baju kebanggaannya.

Baca Juga :  Buka Musyawarah, Sabrina: Korpri Harus Jadi Pelopor Perubahan

Kalau ini benar dan sudah terjadi, pria berdarah Melayu itu pun harus lebih memperkuat kuda-kudanya. Jika tidak, maka siap-siaplah berhenti di tengah perjalanan masa kepemimpinannya. Isu SARA, bukanlah hal mudah untuk menuntaskannya. Hefriansyah harus ingat peristiwa kepala daerah yang terbentur persoalan SARA lalu harus lengser dari tahtanya.

Baca Juga :  Ini Dia Juara Lomba Cerita Wastra 2021 Tingkat Provinsi Sumut

Walau dilihat dari tingkat kesalahan, sesungguhnya Hefriansyah masih berpeluang untuk ‘cuci tangan’ dan lain sebagainya. Terutama, dalam kasus penistaan Suku Simalungun. Namun nasi sudah menjadi bubur. Berat mengucapkan maaf ketika khilaf atau salah yang tak disengaja, bukanah tipikal seorang pemimpin. Hefriansyah, gagal menjadi panutan bagi masyarakat Siantar. (***)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kodim 0203/LangkatTingkatkan Taraf Kehidupan Masyarakat Melalui Program TMMD Ke-103

BERITA UTAMA

SEKDAKAB LANGKAT, dr. Indra Salahudin, M.Kes.MM BUKA TMMD KE-103 KODIM 0203/LKT

BERITA UTAMA

Hefriansyah Tak Minta Maaf, Cukup Merubah Gambar dan Tulisan

BERITA UTAMA

Dilokasi Satgas Bersama Masyarakat Bangun Jembatan Penuh Semangat Merah Putih.

BERITA UTAMA

Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Deny Eka Gustiana : Menjadi TNI Itu Tak Bayar

BERITA UTAMA

Pasiter Kodim 0203/Lkt : Jelaskan Tentang Rekrutmen Menjadi TNI, Bertujuan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan pratriotism

BERITA UTAMA

Peduli Lingkungan,Satgas TMMD Kodim 0203/Lkt Aksi Penghijauan di Lokasi Sasaran Fisik

BERITA UTAMA

Dandim 0203/Lkt Ingatkan Anggota Satgas TMMD Ke-103 Jangan Lupa Melaksanakan Ibadah