Home / BERITA UTAMA / SUMUT

Selasa, 24 April 2018 - 09:31 WIB

Hefriansyah Tak Minta Maaf, Cukup Merubah Gambar dan Tulisan

SIANTAR –Tanpa meminta maaf secara terbuka, Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, hanya merubah gambar kreatif Hari Jadi Kota Siantar ke 147. Efektifkah cara itu menurunkan tensi kemarahan Etnis Simalungun?

“Memang pada prinsipnya sejak awal kami sudah memaafkan wali kota. Kami suku toleran dan sangat menjunjung tinggi norma sosial dan agama. Namun, dengan merubah gambar dan tulisan tidaklah lantas membuat apa yang sudah dilakukannya gugur begitu saja,” tegas Jan Wiserdo, Selasa (24/04) pagi.

Ketua Pusat Komisi Nasional Pemuda Simalungun Imdonesia (KNPSI) ini menambahkan, permohonan maaf tak penting lagi untuk saat ini. Ibarat nasi sudah menjadi bubur. Terpenting sekarang menurut Jan Wiserdo adalah, melakukan desakan secara konstitusi agar wali kota menerima konsekwensi dari seluruh perbuatannya. “Kami tetap pada pendirian kami. Memaafkan adalah sikap kami, meneruskan tuntutan kami untuk mendesak dewan menjatuhkan sanksi lewat Hak Angket, sebagai sanksi kepada wali kota harga mati,” tutupnya.

Amatan mediautama.news pada gambar kreatif pada Hari Jadi ke 147 Kota Siantar, sudah mengalami perubahan. Baik dari sisi gambar mau pun tulisan. Pada gambar terbaru, pakaian adat Simalungun sudah muncul bahkan fokus terdpan. Di tulisan, kata Pusaka juga sudah diganti dengan ‘Sapangambei Manoktok Hitei’ yanh merupakan jargon kota. (Ung)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kolonel Inf Andre C Rumbayan Hadiri Pembukaan TMMD Ke-103 Kodim 0203/Langkat

BERITA UTAMA

Melalui TMMD, TNI Ikut Bertanggungjawab Membantu Pemerintah Membangun Daerah Tertinggal

BERITA UTAMA

Nabrak Patung

BERITA UTAMA

Lokasi Judi Dadu Laucih Kembali Beroperasi

BERITA UTAMA

Alumni Unika ‘Lepas’ Kader Ikut Pileg

BERITA UTAMA

Rehab Rumah ibu Shoudah Berlanjut

BERITA UTAMA

Berkas Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin Dilimpahkan ke Kejari Medan

BERITA UTAMA

Impian Nek Saodah Terwujud, Kini RUmahnya Berubah Drastis