Home / BERITA UTAMA / HUKUM

Kamis, 19 Juli 2018 - 09:06 WIB

Seram Bah! Siantar Diteror ‘Hantu Kolor’ 

SIANTAR | MU – Teror ‘Hantu Kolor’ di era tahun 90-an, kembali merebak Kota Siantar. Gadis Nias yang bermukim di kawasan Jalan Narumonda, Tomuan, Siantar Timur, menjadi target perdana.

Marni (23) -nama samaran- bercerita kepada mediautama.news bagaimana kemunculan ‘Hantu Kolor’ di kamar tidurnya . “Ngeri kali Bang…,” ungkap Marni dengan ekspresi wajah ketakutan.

Malam itu, Marni tertidur pulas di kamarnya. Bagitu juga adik perempuannya, sebut saja Mirna (20), juga sudah tertidur lelap di kamar sebelah. Begitu dini hari antara pukul 02.00 – 03.00 WIB, Marni dibuat terjaga. Pasalnya, pintu rumah bahagian depan, terdengar ada yang mencungkil. Marni semula mengira itu adiknya. Tapi karena masih merasa kantuk yang berat, Marni tak langsung bangkit untuk memastikan.
“Aku berfikir adik yang buka pintu rumah. Makanya aku gak cepat-cepat bangkit,” kenang Marni.

Baca Juga :  Tergiur Upah Rp 10 Juta, Petani Asal Aceh Nekat Jadi Kurir 1 Kg Sabu 

Sesaat kemudian, suara berisik itu hilang. Tapi Marni makin tak tenang. Soalnya, justru giliran pintu kamar tidur Marni terdengar dicungkil. Marni pun sontak penasaran dan berucap. “Kamu itu dik?”. Tak ada jawaban, daun pintu kamar Marni malah ada yang membuka secara paksa. “Kreereeek….kekek….keeek.” Benak Marni pun curiga ada yang tak beres. Benar saja. Begitu membuka mata, Marni melihat sesosok pria bertubuh pendek kurus berambut botak berdiri di samping ranjangnya dalam keadaan bugil. “Dia bawa obeng mau menyerangku,” cerita Marni berlanjut.

Baca Juga :  Menjelang Tuntutan, Korban Pencemaran Nama Baik Minta Terdakwa Marianty Dihukum Maksimal
IKLAN ADS

Tak mau pasrah, Marni pun memilih menyerang lebih dulu menggunakan besi panjang sambil teriak minta tolong. Untungnya, reaksi Marni membuat pria itu takut dan memilih kabur. Sesaat kemudian, jiran tetangga terbangun dan ramai mendatangi kos-kosan Marni.

Warga coba menyisir sekitar areal kampung. Tapi, pria misterius itu tak meninggalkan jejak. Sementara di dekat kamar Marni, warga menemukan kolor berwarna abu-abu yang tertinggal. “Cuma kolor yang ditemukan,” ucap Marni meyakini bahwa pria itu datang memang tak mengenakan pakaian. Hanya kolor doang. Keyakinan Marni itu tak bisa dibantah, sebab saat kabur pria tak dikenal itu tak membawa apa pun.

Baca Juga :  Kombes Pol Valentino: Pembuatan, Perpanjangan SIM A & C Kini Sudah Bisa Dilakukan Melalui Smartphone

Peristiwa Senin (15/07/2018) itu menurut Marni, sudah dilaporkan ke polisi. Begitu pun, demi keselamatan jiwanya, Marni dan adiknya memilih pindah dari kampung itu. “Kami pindah lah nanti bang. Takut kami,” tutur Marni Selasa pagi. Hingga berita ini diterima, pelaku belum berhasil teridentifikasi. (Paris Telaumbanua)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Korupsi Rp1,3 M, Mantan GM PT Pelindo Dumai Divonis 3,5 Tahun dan Ka UGK 4 Tahun Penjara

BERITA UTAMA

Kodim 0203/Lkt Optimalkan Publikasi TMMD Ke-103 Dengan Menggandeng Media Lokal & Nasional

HUKUM

Tiga Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Pancur Batu, Satu Diantaranya Ditembak

BERITA UTAMA

Prediksi Chelsea vs AS Roma 19 Oktober 2017

HUKUM

Nekat Jadi Kurir Sabu Antar Provinsi, Pria Paruh Baya Asal Aceh Jadi Pesakitan 

BERITA UTAMA

Satgas TMMD Bangun Pos Kamling Ukuran 3 x 2 Meter

BERITA UTAMA

Kapten Arh Utoyo Jadi Komandan Upacara Pembukaan TMMD Ke-103

HUKUM

Dua Pelaku Begal di Sergai Nyaris Tewas Diamuk Massa