Home / BERITA UTAMA / SUMUT

Rabu, 24 Oktober 2018 - 22:49 WIB

Tak Lantik Direksi, Wali Kota Gali Kubur Sendiri

SIANTAR | MU-Jajaran Direksi PD PAUS dan PD PHJ yang telah dinyatakan lolos seleksi, wajib dilantik. Sebab jika tidak, maka Wali Kota Siantar sama dengan menggali kuburnya sendiri.

Demikian disampaikan pemerhati hukum, Rhandy SH MH, Rabu (23/10/2018) petang. “Tak boleh tidak. Wali Kota Siantar jangan ada keraguan. Harus melantik jajaran direksi yang sudah diumumkan lolos seleksi,” tegas Rhandy.

Menyangkut adanya pro kontra atas keputusan Panitia Seleksi (Pansel) meloloskan sebagian dan mengeliminasi peserta seleksi lainnya, menurut Rhandi adalah hal yang sangat lumrah. Termasuk jika ada ancaman membawanya kepada sengketa hukum di belakang hari. 

“Pro kontra itu hal biasalah. Ada yang kecewa, wajar. Kelak mau bersengketa di ranah hukum di kemudian hari, juga tak mengapa. Cuma saya ingatkan, wali kota harus tetap melantik para direksi terpilih itu. Sebab kalau tidak, sama saja wali kota menggali kuburnya sendiri. Menjerumuskan dirinya sendiri untuk berperkara,” tukas Rhandy.

IKLAN ADS

Dijelaskan Rhandy, jika wali kota tak melantik direksi terpilih, maka akan timbul kerugian keuangan pemerintah. “Pasti uang takyat (APBD) yang dimanfaatkan dalam kebutuhan pendanaan penjaringan direksi kemarin. Nah, kalau sampai wali kota tak melantik direksi terpilih, uang yang kadung dikeluarkan akan siia-sia. Yang timbul kerugian di situ. Merugikan keuangan pemerintah bisa pidana loh. Wali kota harus ingat itu. Makin repot dan runyam. Maka itu, wali kota tak perlu ragu. Lantik saja mereka,” papar Rhandy. 

Menyangkut kelak apabila proses hukum harus membatalkan hasil seleksi direksi, menurut Rhandy itu berbeda lagi. “Kalau benar ada yang menggugat ke PTUN lalu dinyatakan di persidangan harus dibatalkan ke empat direksi terpilih, itu berbeda lagi. Prodak hukum itu. Ya memang harus dilaksanakan,” tutup Rhandy.

Sejauh ini, lolosnya 4 nama dari hasil penjaringan seleksi direksi, mengundang pro dan kontra. Bahkan banyak ancaman membawanya ke ranah hukum. Namun sejauh ini, belum ada tanda-tanda pembatalan pelantikan atas empat nama tersebut; Evra Sassky Damanik dan Sarjono Tulus PJ.Siagian untuk PD PAUS, serta Imran Simanjuntak dan Toga Sihite mengisi kursi direksi di PD PHJ.  (Ung)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Hampir 400 Orang Tewas dalam Konflik Bersenjata di Tripoli Libya

BERITA UTAMA

Tanam Pohon , Satgas Cegah Banjir dan Erosi

BERITA UTAMA

Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental, Pria Paruh Baya Ini Diamankan Polisi

BERITA UTAMA

Satgas TMMD terus Kebut Tuntaskan Sasaran Fisik Meski Curah Hujan Tinggi

BERITA UTAMA

Pemasangan Besi Pondasi Untuk Jembatan 4

BERITA UTAMA

Polisi Tembak Mati Begal Bersamurai di Percut Sei Tuan

BERITA UTAMA

Pengerjaan Badan Jalan Sepanjang 5.000M x 6M di Desa Palu Pakeh Sudah 50 Persen

BERITA UTAMA

Pandemi Covid-19 Memiliki Dampak Negatif Bagi Buruh, Gindo Nadapdap: Bagaimana Menyelamatkan Buruh dan Keluarganya?