Home / BERITA UTAMA / SUMUT

Senin, 29 Oktober 2018 - 13:22 WIB

FORMAKSIS: Wali Kota ke Cina Pengen Sembuh, Sekda jangan Lagi Berleha-leha!

SIANTAR | MU- Sekda Kota Siantar Budi Utari, dituntut agar lebih meningkatkan kinerja. Mengingat, kondisi kesehatan Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, saat ini sangat butuh perhatian ekstra.

Demikian disampaikan Sekretaris Forum Masyarakat Anti Korupsi Siantar-Simalungun, D Siagian, Senin (39/10/2018) pagi. “Berobat sampai ke Cina, menunjukkan penyakit yang diderita wali kota itu serius. Sekda jangan lagi berleha-leha,” pinta Siagian.

Kesengsaraan warga yang tak bisa mendapat fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara, di mana saat bersamaan wali kota tengah berobat ke Cina, menurut Siagian merupakan bentuk kelalaian Sekda yang tak perlu terjadi.

“Saat wali kota berobat ke Cina, ada warga tak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Kelurahan Kahean gara-gara mati lampu, ini sangat memalukan. Tak sepantasnya ini terjadi. Sekda selaku pembina ASN jangan tambahi beban wali kota. Kalau tak mampu, mundur saja. Hal semacam ini bisa menambah penyakit bagi wali kota. Sementara dia pengen sembuh,” kesal Siagian.

IKLAN ADS

Masih menurut Siagian, hendaknya pula, Puskesmas Kahean dapat menjamin kelangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Jangan sampai terkendala. Karena sangat berbahaya. Tentu berkaitan dengan nyawa manusia. “Ini sangat serius. Jika pelayanan kesehatan di puskesmas terhambat, nyawa orang bisa terancam. Iya kok bisa diselamatkan. Kalau meninggal dunia karena tak mendapat pelayanan gimana? Tak ada nyawa cadangan. Jadi Sekda jangan main-main menyangkut hal ini,” pungkas Siagian.

Seperti dikeluhkan warga sebelumnya, Puskesmas Pembantu Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara, tak mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan alasan pemadaman bergilir oleh PLN sedang berlangsung pekan lalu. Ketidakmampuan puskesmas menyiapkan genset, mengakibatkan tumpuan jaringan listrik yang padam tak bisa diatasi. Proses pendataan lewat jaringan online, menjadi alasan petugas puskesmas untuk tak bisa memberikan pelayanan kepada warga. Akibatnya, warga terpaksa tak mendapatkan pelayanan kesehatan sekali pun sakit yang diderita mengancam jiwa.

Sekda Kota Siantar Budi Utari yang disampaikan seputar kasus ini, belum mau memberikan jawaban. (Ung)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Prediksi Everton vs Arsenal 22 Oktober 2017

BERITA UTAMA

Antisipasi Virus Corona, Dinas PPKB Sumut Bekerjasama dengan PT SLDI Bagikan Tips Cara Meracik Sanitizer 

BERITA UTAMA

Satgas TMMD dan Warga Giat Kerjakan Sasaran Fisik di Dua Kecamatan 

BERITA UTAMA

Prediksi Andorra vs Portugal 8 Oktober 2017

BERITA UTAMA

Keakraban Hiasi TMMD Kodim 0203/Lkt

BERITA UTAMA

Dansatgas TMMD 103 Kosim 0203/lkt Harap Masyarakat Jangan Merusak Alam

BERITA UTAMA

Pengusaha Ulos Ngaku Urus Izin Rp3 Juta, Mardiana: Ya Ampun…. Gratis Kok!

BERITA UTAMA

Kondisi Hujan Tidak Jadi Hambatan Satgas TMMD Ke 103 Kodim 0203/Lkt Kerjakan Sasaran Fisik