Home / BERITA UTAMA

Minggu, 4 November 2018 - 22:06 WIB

NIkah Muda, Mampukah?

Oleh: Rizki Ramadhan Kalimantan

Dalam sebuah hadist populer, Nabi Muhammad berseru. “Hai pemuda, siapa di antara kalian yang al-ba’ah (mampu) untuk menikah, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya”, (HR. Bukhari)

Dalam hadist ini kita dapat mengutip beberapa alasan: Pertama, menegaskan anjuran kepada para pemuda untuk segera menikah. Secara definisi, pemuda disebut al-syabab yang bermakna masih belum melewati usia 30 tahun ke atas.

Kedua, hadist ini menegaskan bahwa pemuda yang ingin menikah tergolong dalam kategori al-ba’ah (mampu), dimana menurut Imam Nawawi dalam Syarh shahih muslim menyebutkan, bahwa mampu itu terbagi menjadi dua: pertama, mampu dan kuat untuk melaksanakan hubungan seksual dengan pasangan. Mampu di sini berarti dapat memberi nafkah batin.

Kategori mampu yang kedua adalah mampu secara finansial, meliputi dapat mahar, resepsi dan ekonomi saat menikah nanti.

Nikah muda semakin menjadi tren dikarenakan berita pernikahan putra Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Alvin (17) dengan Larissa Chou (19) yang berlangsung pada 2016 silam. Pernikahan ini bahkan digadang-gadang sebagai pernikahan yang menginspirasi banyak anak muda.

Ada lagi anak SMP berumur 15 asal Sumatera Selatan, di Kalimantan bocah usia 14 dan 15 tahun juga melangsungkan pernikahan. Bahkan di Sulawesi Selatan, bocah baru lulus SD berumur 12 tahun menikah dengan anak berusia 16 tahun. Dan masih di provinsi yang sama, terjadi pernikahan pemuda berusia 16 tahun dengan gadis berumur 14 tahun.

Sejauh pengetahuan saya, pernikahan dini didasarkan pada alasan agama, lebih tepatnya menghindari fitnah dan takut melakukan kemaksiatan. Dan menurut saya untuk se usia itu tidak lah ada alasan mendesak untuk menikah. Dan bagi saya, untuk menghindari melakukan kemaksiatan saya akan menyarankan mereka untuk berpuasa.

IKLAN ADS

Menikah merupakan suatu putusan hidup yang sangat penting, butuh kematangan dan kesiapan lahir dan batin. Menikah bukanlah candaan atau permainan yang hidup dan bukan pula sebagai ajang uji coba apalagi uji nyali. Dalam pernikahan, di samping ada dua jiwa yang dipersatukan, juga ada dua keluarga yang dipertemukan.

Nikah muda sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah yang genting secara normatif dalam hukum Islam. Namun yang menjadi masalah itu adalah banyaknya kasus-kasus perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga disebabkan oleh pernikahan muda yang belum secara emosional.

Menurut data penelitian Pusat Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia tahun 2015, angka pernikahan dini di Indonesia berada di peringkat ke-2 se-Asia Tenggara. Sekiar 2 juta perempuan Indonesia menikah di bawah usia 15 tahun dan putus sekolah.

Masalah baru itu bisa lahir ketika nikah muda kemudian hamil dan punya anak. Sedangkan pasangan tersebut masih dipertanyakan masalah ekonominya, apakah bisa memberikan yang dibutuhkan bayi?

Bahkan menurut Dr dr Julianto Witjaksono SpOG-KFER MGO “Secara global, kehamilan merupakan penyebab utama kematian anak perempuan di usia 15-19 tahun. Ancaman kesehatan berakibat fatal ini terjadi karena perempuan di bawah 18 tahun belum punya kesiapan fisikyang prima”.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pernikahan dini telah menjadi tren di kalangan muda serta menjadi sebuah solusi dalam menyalurkan naluri seks manusia. Tetapi diharapkan para pemuda untuk memikirkan dan menimbang kembali apakah telah “mampu” atau tidak. Jika telah “mampu” maka tuntaskan pihak ke Kantor Urusan Agama (KUA).

(Penulis adalah Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumatera Utara)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Cegah Penyebaran Corona, 143 Narapidana Lapas Tanjung Gusta Medan Dibebaskan

BERITA UTAMA

Siapakah National Thowheed Jamath yang Dituding Dalangi Bom Sri Lanka?

BERITA UTAMA

TNI Dukunng Pembangunan dan Sejahterakan Rakyat

BERITA UTAMA

Kisah Polisi Ini Mengajar Anak-anak dari Rumah ke Rumah karena Tak Ada Ponsel

BERITA UTAMA

How to Stay Hydrated Like a Pro All Summer

BERITA UTAMA

Hadirnya Satgas Program TMMD Memberikan Hal Postif

BERITA UTAMA

New Research Shows Big Opportunities for Small Businesses

BERITA UTAMA

Tampilan Papan Reklame di Momen Idul Adha: Kelalaian atau Disengaja?