Home / BERITA UTAMA / SUMUT

Kamis, 13 Desember 2018 - 23:40 WIB

Perselisihan Pea Bolak dan KSU Pangalengge Usai, Marsono: Ini Merupakan Berkat Kasih Tuhan

HUMBAHAS | MU- Perselisihan antara masyarakat Pea Bolak Lumban Sonang dengan pihak KSU Pangalengge Siopat Ama, yang juga merupakan satu keluarga dari keturunan Pomparan Pangalengge Siopat Ama Simamora Debata Raja, atas lahan pertambangan di Dolok Sipalakki Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan, berakhir sudah.

 

Dengan membuat kesepakatan perdamaian pada Rabu (12/12/2018) kemarin di Desa Dolok Margu, tepatnya kediaman marga Simarmata, kedua keluarga yang masih abang beradik, akhirnya bisa bersama-sama mengelola lahan tersebut tanpa ada lagi perselisihan.

Kesepakatan itu ditandatagani bersama oleh kedua pihak. Yakni, pihak pertama Pemilu Simamora, Sudiaman Simamora dan Soritua Simamora. Sedangkan pihak kedua, Gubso Simamora, Maflen Sinamora, James Simamora dan Kardin Simamora.

Perdamaian itu diketahui Kepala Desa Saitnihuta Hantus Simamora, Ketua BPD Desa Saitnihuta Maflen Simamora, serta Camat Dolok Sanggul Pardomuan Manullang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mindron Sigalingging, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Rudolf Manalu serta Kepala Badan Kesatuan Bangsan dan Politik, tak ketinggalan ikut menyaksikan.

Dalam isi kesepakatan yang diterima, berbunyi, pada hari ini dan tanggal 12 bulan 12 tahun 2018, kami yang bertandatangan di bawah ini, pihak pea bolak lumban sonang pihak kedua, KSU Pangalengge Siopat Ama selaku pihak kedua, menyatakan telah berdamai.

Karena kami adalah masih keluarga Pomparan Pangalengge Siopat Ama Simamora Debata Raja dan hubungan keluarga sebagai kakak adek kandung.

Adapun selama ini perselisihan yang terjadi di Dolok Sipalakki adalah, kekeliruan/ketidaksengajaan/kekhilafan. Dan mulai hari ini, kami (pihak 1 dan 2) tidak mau lagi berselisih serta mulai hari ini kami sepakat berdamai.

Berdasarkan kesepakatan perdamaian ini, maka kami sebagai masyarakat pea bolak lumban sonang tidak keberatan atas izin KSU Pangalengge Siopat Ama beroperasi sesuai dengan izin resmi yang telah diperoleh berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

IKLAN ADS
Baca Juga :  Niat Konfirmasi, Wartawan Dikeroyok di CUBE

Dan kami tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum di lokasi izin dimaksud dan apabila kami mengulangi perbuatan melanggar hukum, kami siap dituntut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian surat perdamaian ini dibuat dengan hati nurani yang jernih tanpa ada unsur paksaan.

Terpisah, Marsono Simamora, salah satu pendiri KSU Pangalengge Siopat Ama, mengatakan bahwa perdamaian ini merupakan berkat kasih Tuhan.

“Berkat inilah maka kami disatukan kembali. Karena kami ini merupakan masih satu keluarga,” katanya usai perdamaian itu.

Atas perdamaian itu, lanjut Marsono, pihaknya dari KSU Pangalengge akan beroperasi kembali mengelola pertambangan batu yang selama ini sudah dapat ijin dari pemerintah setempat.

Namun, karena ada perselisihan, pemerintah setempat sempat membekukan sementara izin pengelolaan sebelum perselisihan selesai, kata Marsono menambahkan, dalam kesepakatan perdamaian itu yang dinilainya singkat, ia mengaku memakai gaya Presiden Soekarno dalam akhir surat proklamasi. “Tak perlu berpanjang-panjang, perdamaian ini kita buat dalam tempo sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

“Jadi dengan adanya perdamaian ini, yel-yel kita adalah Pangalengge Bersatu, Pangalengge Menang,” dialeknya mengucap.

Sekadar mengetahui, perselisihan ini telah berlangsung sejak tahun 2017 lalu. Awalnya dari permasalahaan lahan pertambangan batu, yang mana masyarakat Pea Bolak Lumban Sonang mengklaim bahwa lahan tersebut merupakan lahan mereka dari nenek moyang tanpa ada hak KSU Pangalengge sekali pun masih satu darah daging.

Dari perselisihan ini pun, bergulir ke proses hukum. Pihak KSU Pangalengge melaporkan atas adanya kerusakan, pengancaman hingga penganiayaan. Beruntung kedua belah pihak kini berdamai. Sehingga dipastikan, hal negatif tak terulang di kemudian hari. (gam)

Baca Juga :  Niat Konfirmasi, Wartawan Dikeroyok di CUBE

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kabid PU Bina Marga Langkat Apresiasi Hasil Program TMMD

SEKITAR KITA

Simpatik dan Peduli, Kapolda Sumut Jenguk Anggota Polri yang Terluka Saat Bertugas

BERITA UTAMA

Satgas TMMD Berhasil Buka Jalan Sepanjang 1670 Meter di Palu Pakih di hari ke-6

BERITA UTAMA

Ingin Menjadi Anggota TNI, ini syarat dan caranya

BERITA UTAMA

Satgas TMMD Berikan Penyuluhan Pada Warga

BERITA UTAMA

Nek Saodah, Janda Veteran Rasakan Manfaat Program TMMD Kodim 0203/Langkat

BERITA UTAMA

Kodim 0203/Lkt : Program TMMD setahun 3 kali, TNI Dukung Percepat pembangunan Desa Tertinggal

BERITA UTAMA

Lanjutkan Pekerjaan Sasaran Fisik Usai Satgas TMMD Kodim 0203/Langkat Apel Pagi