Home / BERITA UTAMA / HUKUM

Kamis, 10 Januari 2019 - 09:56 WIB

Teka-teki Kematian Maslin Sihombing belum Terungkap

HUMBAHAS  – Polres Humbang Hasundutan belum juga mengungkap teka-teki penyebab kematian Maslin Sihombing warga Dusun Pangkirapan Desa Pergaulan Kecamatan Lintong Nihuta Kabupaten Humbang Hasundutan.

Padahal, sejak ditemukan pada 3 January 2018 lalu di depan halaman warung milik Jhonson Sihombing dalam kondisi tak bernyawa, lokasi tempat ditemukan mayat merupakan ramai dari permukiman.

Kepada wartawan, Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Rahmani Dayan melalui Kassubag Humas Aiptu S Purba mengaku, polisi masih terus berusaha mengungkap penyebab kematian korban. “Kasusitu masih lidik,” ujar Aiptu S Purba, Rabu (9/01/2019) kemarin.

Dari lidik sambung Aiptu S Purba, langkah-langkah terkait guna mencari sebab kematian Maslin, sudah dilakukan. Mulai pemeriksaan saksi-saksi yang sudah berjumlah 30 orang, hasil otopsi dan lab pemeriksaan handphone milik korban pun ditempuh penyidik.

Disinggung perihal penyebab kematian apakah dibunuh atau kecelakaan, Aiptu S Purba enggan menjelaskan dengan alasan tidak mau terjebak dalam spekulasi lantaran masih dalam proses penyelidikan. “Kita masih penyelidikan,” tegas S Purba.

IKLAN ADS

Kematian Maslin yang belum terungkap hingga kini menuai kegelisahan keluarga dan masyarakat. Apalagi, sopir angkot ini semasa hidup dinilai baik dan tak memiliki musuh. 

Keluarga korban yang sempat ditemui wartawan, mengaku terus berharap agar penyebab kematian korban segera terungkap. Manampin Sihombing (43), adik korban menegaskan, abangnya tersebut merupakan sosok bergaul dan tidak mempunyai musuh. Baik, dari teman sekerjanya sesama supir angkot bus lintas, mau pun teman sekampung.

Manampin berharap, polisi tidak main-main untuk mengungkap kasus kematian abangnya.  
Manampin juga mendesak pihak Kepolisian sesegera mungkin mengungkap motiv dari kasus tersebut. Keluarga Sihombing, Silaban dan Situmorang, ini juga masih merasa terpukul dan tidak terima dengan kejadian tersebut. 

“Atas nama keluarga besar Sihombing, kami mengutuk perlakuan sadis terhadap korban. Kami minta polisi segera ungkap kasus ini. Siapapun itu pelakunya, harus ditangkap,” sambung kerabat korban lainnya, M Lumbantoruan (54), diamini B Silaban dan H Situmorang.

Sementara kakak korban, Riama Sihombing (47), juga tak ketinggalan untuk menyampaikan harapannya kepada Kepolisian, agar kematian korban cepat terungkap dan menangkap pelakunya. (GAM)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Tinjau Lokasi TMMD, Kapendam I/BB Ajak Awak Media Ikut Lomba Karya Jurnalis

BERITA UTAMA

Prediksi Napoli vs Inter Milan 22 Oktober 2017

BERITA UTAMA

Tahab melaster Dinding Luar dan Pasang Asbes Luar Rehab Rumah Janda Veteran Ibu Soudah

BERITA UTAMA

Polisi akan Razia Toko Awi 168

BERITA UTAMA

Minimal Seri, Target Madura United di Kandang Persib Hari Ini

BERITA UTAMA

Prediksi Tottenham Hotspur vs Real Madrid 2 November 2017

HUKUM

Kasus Ribuan Butir Ekstasi dari Perancis, Napi LP Tanjung Pinang Divonis Ringan, JPU Nyatakan Sependapat

BERITA UTAMA

TARIAN KOLOSAL BOCAH CILIK “SAHABAT ALAM” Meriahkan PEMBUKAAN TMMD KE-103 KODIM 0203/LKT