Home / HUKUM / NASIONAL

Sabtu, 20 April 2019 - 20:54 WIB

Polisi akan Tindak Tegas Pengganggu Ketertiban Warga Usai Pemilu

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengingatkan jika ada pihak yang merasa rugi atas pemungutan dan penghitungan suara, agar menyelesaikan sesuai mekanisme hukum. Kalau ada langkah di luar hukum, kata dia, apalagi upaya inkonstitusional yang akan mengganggu stabilitas, keamanan, ketertiban masyarakat, maka aparat akan bertindak.

“Polri dan TNI bersepakat untuk menindak tegas dan tidak menoleransi perbuatan itu,” kata Tito di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Ia pun mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi kondusif pascapemilu seperti tidak memobilisasi massa dengan cara pawai atau konvoi kemenangan sebelum ada penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kita hargai proses yang ada tidak ada yang melakukan tindakan inkonstitusional apalagi yang bertujuan mengganggu stabilitas,” tegas Tito. Ketidakpuasan terhadap proses pemungutan suara terjadi pada hari pencoblosan kemarin.

IKLAN ADS
Baca Juga :  Kedapatan Simpan Sabu di Ruang Penjagaan, 3 Oknum Polisi Polres Pelabuhan Belawan Diadili 

Dua kasus di Sampang, Madura dan Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjadi bukti masih ada pihak-pihak yang tidak mengikuti mekanisme pemilu. Seperti Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Rio Habibi yang ditusuk karena dicurigai menyembunyikan kunci kotak suara.

Kejadian itu di TPS 08 Kelurahan Selangit, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pemungutan suara di TPS 7, Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura diwarnai bentrokan dua kelompok, sekitar pukul 09.45 WIB yang dipicu perampasan mandat saksi.

Terakhir, dua pria membawa kabur kotak suara di TPS 13 Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura. Pelaku ialah Yusuf dan Romadhan yang nekat beraksi saat proses pemungutan suara berlangsung.(tirt)

Baca Juga :  Terbukti Jadi Kurir Sabu 950 Gram, Pria Paruh Baya Ini Divonis 14 Tahun Bui

Share :

Baca Juga

HUKUM

Motif Cemburu, Suami di Sergai Nyaris Bakar Istri

HUKUM

Kasus Tagih Utang Melalui Instagram, Saksi Ahli: Tidak ada Mengandung Penghinaan

HUKUM

Terkait SPDP Oknum Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Aspidum:  Kami Belum Terima 

HUKUM

Kasus Penipuan, Bos Hotel LJ Divonis 2 Tahun Penjara

HUKUM

Empat Tersangka Kasus Perjudian Ditangkap Polres Sergai

NASIONAL

Mendagri: Musrenbang Momentum untuk Sinergikan Program Pembangunan Pemerintah Pusat dan Daerah

NASIONAL

KY Sebut 178 Orang Daftar Calon Hakim Agung dan Ad Hoc di MA

HUKUM

Resmi Tersangka, Pemain Timnas Saddil Ramdani Terancam 7 Tahun Penjara