Home / HUKUM

Selasa, 7 Januari 2020 - 10:43 WIB

Kasus Suap-Gratifikasi Rp 46 M, KPK Kembali Panggil Eks Sekretaris MA

Jakarta – KPK kembali memanggil mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi di kasus suap-gratifikasi Rp 46 miliar berkaitan dengan pengurusan perkara perdata di MA. Nurhadi sebenarnya berstatus tersangka dalam kasus ini namun, kali ini dipanggil sebagai saksi.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka HS (Hiendra Soejonto),” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (7/1/2020).

KPK juga memanggil dua tersangka lain dalam kasus ini yakni Rezky Herbiyono, yang merupakan menantu dari Nurhadi dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto. Kedua orang ini dipanggil dalam status sebagai saksi untuk Nurhadi.

Selain itu, KPK juga memanggil saksi-saksi lain diantaranya Sekretaris PT Agama Medan, Hilman Lubis, Direktur Utama PO Jaya Utama, Handoko Sutjitro, dan seorang PNS atas nama Bahrain Lubis. Ketiga orang itu dipanggil sebagai saksi untuk Nurhadi.

Ini merupakan pemanggilan ketiga untuk Nurhadi, Rezky dan Hiendra Soenjoto. Dalam dua pemanggilan sebelumnya ketiga orang tersebut tidak hadir di KPK.

IKLAN ADS

KPK menetapkan Nurhadi sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi. Total uang yang diduga diterima Nurhadi sekitar Rp 46 miliar.

Nurhadi diduga menerima suap berkaitan dengan pengurusan perkara perdata di MA. Selain Nurhadi, KPK menjerat 2 tersangka lain, yaitu menantu dari Nurhadi, Rezky Herbiyono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Selain urusan suap, Nurhadi dan Rezky disangkakan KPK menerima gratifikasi berkaitan dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK (peninjauan kembali) di MA. Penerimaan gratifikasi itu tidak dilaporkan KPK dalam jangka 30 hari kerja.

Kemudian, Nurhadi tidak terima dijadikan tersangka kasus korupsi Rp 46 miliar oleh KPK. Nurhadi melalui pengacaranya, Maqdir Ismail, menggugat KPK lewat jalur praperadilan agar status tersangkanya gugur.(deco)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Jual 26 Unit Handphone Hasil Curian, Pria Asal Percut Sei Tuan Jalani Sidang Perdana

BERITA UTAMA

Napi LP Tanjung Pinang Mulai Diadili di PN Medan Terkait Kasus Penyelundupan 7.973 Butir Ekstasi dari Perancis

HUKUM

Tengah Asyik Bermain Judi Song, Dua Warga Ujung Batu Diamankan Polres Rokan Hulu

BERITA UTAMA

Satreskrim Polrestabes Medan Tembak Pelaku Jambret Terhadap WNA asal Italia

HUKUM

Dinyatakan Lengkap, Tersangka KDRT Belum Juga Dilimpahkan ke JPU, Keluarga Korban Akan Laporkan ke Propam Polda Kaltim

HUKUM

Jual Sabu kepada Polisi, Warga Medan Johor Divonis 6 Tahun Penjara

HUKUM

Bawa 20 Kg Sabu, Rustam Lolos dari Hukuman Mati

HUKUM

Petugas KPPS Bunga Sampang Simalungun Tewas Tabrakan