Home / HUKUM / KORUPSI

Kamis, 30 Januari 2020 - 20:38 WIB

Suap Bupati Pakpak Bharat, 2 Rekanan dan 1 ASN Dituntut Masing-Masing 2 Tahun Penjara

MediaUtama | Medan – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut 2 kontraktor dan 1 ASN masing-masing selama 2 Tahun Penjara di ruang Cakra Utama Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Kamis (30/01/2020).

Selain itu Jaksa, juga membebankan membayar denda kepada ketiganya yakni Direktur CV Wendy, Pengusaha Dilon Bancin, dan Gugung Banurea, PNS Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pakpak Bharat, sebesar Rp100 juta Subsidair 6 Bulan Kurungan.

Sebagaimana dikatakan JPU KPK, Ikhsan Fernandi, seusai persidangan bahwa ketiganya menyerahkan uang secara berlanjut dimana untuk Dilon dan Gugun menyerahkan Rp720 juta dan Anwar Fuseng Rp300 juta. Uang tersebut diserahkan kepada Kadis PUPR Pakpak Bharat, David secara berkelanjutan.

Selain itu, Anwar, Dilon dan Gugung dijerat telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI No 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Anwar disebutkan telah memberi Rp300 juta kepada Remigo melalui Plt Kepala Dinas PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali dan orang kepercayaannya, Hendriko Sembiring. Sementara Dilon dan Gugung didakwa memberikan Rp720 juta.

“Yaitu dengan maksud agar Remigo Yolando Berutu memberikan paket pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat,” kata JPU Ikhsan.

Baca Juga : 

IKLAN ADS
Baca Juga :  Kasus Narkoba, PT Medan Perberat Hukuman Bos KTV Electra Jadi 4 Tahun Bui 

Setahun Buron, Kejatisu Amankan Direktur MMC di Jakarta

Pungli Pengurusan IMB, Camat Babalan kena OTT Poldasu, 3 Orang Diamankan

Perkara ini merupakan kelanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Medan pada November 2018. Awalnya petugas KPK menangkap David yang membawa sebagian uang suap untuk diserahkan ke Remigo. Sang bupati bersama para tersangka lainnya, termasuk Anwar, Dilon, dan Gugung, kemudian diamankan dan ditahan.

Remigo sudah diadili dan dinyatakan bersalah menerima suap senilai Rp1,6 miliar. Dia dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp650 juta subsider 4 bulan kurungan. Dia juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian kepada negara cq Pemkab Pakpak Bharat sebesar Rp1,2 miliar.

Bukan hanya itu, hak politiknya juga dicabut. Dia tidak boleh dipilih sebagai pejabat publik atau memilih selama 4 tahun setelah menjalani pidana pokok.

 

Baca Juga :  Kasus Narkoba, PT Medan Perberat Hukuman Bos KTV Electra Jadi 4 Tahun Bui 

(MU-06)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Judi Togel Marak, Petani Malas ke Ladang

BERITA UTAMA

Kasus Pemerasan, 4 Oknum Polisi di Medan Dihukum 6 Bulan Penjara

HUKUM

Polsek Percut Sei Tuan Tembak Pelaku Pencurian, Penadahnya Ditangkap

BERITA UTAMA

Eks Napi Program Asimilasi Kembali Berulah Lakukan Aksi Kriminal

HUKUM

Tekab Polsek Galang Ringkus Pengedar Narkoba 

HUKUM

Terbukti Bersalah, Tansri Chandra Hanya Divonis 6 Bulan Masa Percobaan

HUKUM

Polda Sumut Kembali Diprapidkan Soal Penetapan Status Tersangka DBH PBB Labura

HUKUM

Bawa Sabu 273 Gram, Bobo Divonis 10 Tahun Penjara