Home / NASIONAL

Jumat, 31 Januari 2020 - 10:53 WIB

Jaksa Agung RI Gelar Video Converence dalam Rangka Tingkatkan Kinerja

MediaUtama | Jakarta – Jaksa Agung RI St. Burhanuddin memberikan pengarahan kepada aparat kejaksaan seluruh Indonesia melalui video converence, Kamis (30/01/2020) sekitar pukul 07.45 WIB s/d pukul 09.45 WIB.

Acara dilaksanakan oleh Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung RI, bekerja sama dengan Pusat Data Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) Kejaksaan Agung RI.

Hadir dalam acara yang dilaksanakan di Media Centre Puspenkum Kejaksaan Agung RI, antara lain Jaksa Agung Muda Pembinaan, Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum yang merangkap sebagai Plh. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Kemudian, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Kejaksaan RI., Staf Ahli Bapak Toni Spontana, Sekretaris JAM Intelijen, Sekretaris JAM Pengawasan, Sekretaris JAM Perdata dan Tata Usaha Negara, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kejagung RI.

Dan diikuti oleh seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi beserta jajarannya serta Kepala Kejaksaan Negeri dan jajarannya di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Bapak Jaksa Agung RI menyampaikan beberapa hal-hal, antara lain:

  1. Bahwa tujuan vicon hari ini yakni dalam rangka mendengar dan merangkum segala permasalahan yang muncul di seluruh satuan kerja Kejaksaan se-Indonesia serta sebagai bahan follow up dan evaluasi dari kegiatan terdahulu untuk dicarikan solusi terbaik atas kemungkinan adanya hambatan atau kendala yang dihadapi selama ini dalam menunaikan tugas pokok dan kewenangan yang dimiliki.
  1. Maksimalisasi pelaksanaan Peraturan Jaksa Agung RI Nomor: PER-069/ A/JA/07 tentang Ketentuan-Ketentuan Penyelenggaraan Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia.
  1. Kesiapan Kejaksaan dalam menghadapi Pilkada serentak Tahun 2020.
  1. Program-program perubahan di setiap bidang Kejaksaan RI. mulai Bidang Pembinaan, Intelijen, Pidum, Pidsus, Datun dan Pengawasan.

Di bidang Pembinaan, Bapak Jaksa Agung RI. menekankan agar penerimaan hibah dari pemerintah daerah jangan sampai mempengaruhi independensi Kejaksaan dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan kewenangan yang dimiliki.

Baca Juga : 

Mendagri Apresiasi Pemprov Jatim atas Inisiatif Penggunaan ADM

Mendagri Kunjungi Mall Pelayanan Publik Kabupaten Magetan dan Berikan Mobil Damkar

IKLAN ADS

Di Bidang Intelijen, aparat intelijen agar senantiasa menyelenggarakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan yang kedua agar peran yang sebelumnya dilaksanakan oleh TP4, tetap dilaksanakan oleh Asisten Intelijen dalam hal ini Kasi Pengamanan Pembangunan Strategis.

Di Bidang Pidum, agar setiap jaksa mempelajari dan memahami UU Pemilu (khususnya Pilkada) dan peraturan lain yang terkait dan yang kedua dalam menangani perkara yang menarik perhatian masyarakat seyogyanya betul-betul memperhatikan hati nurani dan rasa keadilan masyarakat.

Di Bidang Pidsus, optimalkan produk penyidikan perkara TP. Korupsi tetapi jangan sampai asal banyak penyidikan apalagi sampai melakukan kriminalisasi kebijakan atau sekedar mencari-cari kesalahan pembuat kebijakan.

Di Bidang Datun, Jaksa Pengacara Negara (JPN) sebagai primadona Kejaksaan ke depan hendaknya dalam membuat produk seperti Legal Opinion (LO) dan Legal Assiten (LA) harus betul-betul dibuat secara profesional dengan mendasarkan pada konstruksi yuridis formil serta dengan tetap menjaga integritas sebagai JPN.

Di Bidang Pengawasan, agar aparat kejaksaan (Jaksa maupun Tata Usaha) tidak melakukan perbuatan tercela dan berikan kontribusi positif secara konsisten dan berkesinambungan dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dan setelah pengarahan Bapak Jaksa Agung RI. kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab bersama para peserta vicon dari beberapa Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia.

Sebagai penutup, Bapak Jaksa Agung RI. menyampaikan penutup (closing statement) dengan mengatakan, mari bersama-sama meningkatkan dan membangun kepercayaan masyarakat (trust public) terhadap lembaga Kejaksaan.

“Sehingga kita dapat menjawab tantangan dan tentunya akan berimbas pada perubahan pandangan masyarakat yang positif kepada Kejaksaan. Dan berikan rasa aman dalam rangka menjawab tantangan dan rasa adil di masyarakat,” ucap Jaksa Agung RI.

 

Sumber : Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Jokowi Butuh Menteri Pemberani, Bukan Oposisi Penebar Benci

NASIONAL

Ditetapkan Sebagai Organisasi Terlarang, Aziz Yanuar: Kami akan berdiskusi dengan Habib Rizieq Syihab

HUKUM

Bikin Onar di Kuta Bali, WN Australia Ditangkap Polisi

NASIONAL

Ratusan KPPS Meninggal, Menkeu Tetapkan Santunan Rp36 Juta

NASIONAL

Politikus Demokrat Serukan Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja

NASIONAL

KPU Puji Sikap Utusan Prabowo yang Menjabat Tangan Jokowi-Ma’ruf

NASIONAL

Penembakan Laskar FPI: 3 Poin Dari Keluarga Korban untuk Komisi III DPR

HUKUM

Polisi Baku Tembak Dengan Pelaku Pencurian Senpi