Home / HUKUM

Kamis, 6 Februari 2020 - 18:00 WIB

Gelapkan Mobil Rental, Pria Ini Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

MediaUtama | Medan – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis 1 tahun 6 bulan penjara terdakwa Ashadi Yusnan (41) terdakwa kasus penggelapan mobil.

Modus yang digunakan terdakwa Ashadi dengan  merental mobil mengatasnamakan untuk dipakai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Menjatuhkan hukuman selama 1 tahun 6 bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Hendra di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri Medan, Kamis (06/02/2020).

Majelis menilai dalam amar putusannya, terdakwa Ashadi Yusnan bersalah melanggar Pasal 372 KUHPidana. 

Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elisabeth Panjaitan yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 3 tahun penjara.

Dalam dakwaan sebelumnya, JPU mengurangi bahwa pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2019 Pada saat Ashadi datang menemui saksi korban bersama dengan Rony di Kafe Wati yang berada di Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun.

“Ashadi mengatakan kepada Rony kalau terdakwa akan merental mobil saksi korban selama 1 minggu, kemudian Rony bersedia merentalkan mobilnya kepada Ashadi. Dimana harga sewa mobil tersebut per-hari sebesar Rp 300 ribu,” sebut jaksa Elisabet. 

Selanjutnya, saksi korban menyerahkan kunci mobil dan STNK mobil saksi korban kepada terdakwa lalu terdakwa membawa pergi mobil saksi korban sendiri. 

IKLAN ADS

“Lalu pada saat tanggal 07 Agustus 2019  sudah jatuh tempo sewa mobil, Rony menelpon terdakwa untuk menanyakan mobilnya, lalu terdakwa mengatakan kepada Rony “IYA NANTI SAYA DATANG MENGEMBNALIKAN MOBIL”. Namun Rony menunggu terdakwa tidak datang juga untuk mengembalikan mobilnya,” ucapnya. 

Lalu pada hari Jumat tanggal 09 Agustus 2019 Rony dan bersama istrinya mebuat janji bertemu dengan Rony di Kafe Wati. Saat bertemu di Kafe Wati Ashadi Yusnan tidak membawa mobil milik Rony dengan alasan memperpanjangan sewa hingga tanggal 12 Agustus 2019 dimana saat itu terdakwa menyerahkan 1 lembar Surat Perjanjian Sewa Pakai Mobil antara terdakwa dengan Tiur Maidah Saragih (Selaku Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara).

Kemudian ada tanggal 12 Agustus 2019 Rony menelpon terdakwa dan menanyakan keberadaan mobil miliknya kepada Ashadi, lalu ia berdalih dan mengatakan bahwa mobil belum dikembalikan oleh Pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara karena masih ada pelatihanan lalu. 

Karena sampai dengan tanggal 14 Agustus 2019 mobilnya juga belum dikembalikan oleh terdakwa maka saksi korban pergi mencari terdakwa ke alamat tempat tinggalnya dan saat itu saksi korban bertemu dengan terdakwa di rumah tetangganya. 

Rony menanyakan kembali kepada terdakwa dimana mobilnya, lalu terdakwa mengatakan kepada terdakwa bahwa mobil milik saksi korban masih dipakai lalu Ia meminta Ashadi untuk membayar uang sewa mobil dan langsung dibayar uang sewa mobil sebesar Rp. 3 juta untuk pembayaran 10 hari setelah tidak pernah bertemu lagi dengan Ashadi.

“Hingga saat ini terdakwa tidak mengembalikan mobil milik saksi korban. Akibat perbuatan terdakwa saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp 290 juta,” pungkas JPU.

 

(MU-06)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Cabuli Putri Kandung, Caleg di Sumbar Ditangkap

HUKUM

Nyambi Jadi Kurir Sabu, Pedagang Sop Kambing Ini Divonis 8 Tahun Bui

HUKUM

Hakim Mery Donna Tiur Pasaribu Dinilai ‘Kepanasan’, Hardik Wartawan Saat Meliput Persidangan

HUKUM

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebarkan Video Mesumnya Bareng Pacar

HUKUM

Tekab Polsek Medan Barat Ringkus Pelaku Curanmor Asal Aceh Tamiang

BERITA UTAMA

Cepat Tangkap Pelaku, ILAJ: Salut Buat Kapolres Siantar

HUKUM

Pembunuhan Wartawan di Labuhanbatu, KWRI Kota Medan Angkat Bicara

HUKUM

Antarkan Puluhan Kg Sabu ke ‘Jokowi’, Syamsul Bahri Mulai Diadili