Home / HUKUM

Selasa, 11 Februari 2020 - 19:26 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Febi Terdakwa Kasus Penagih Hutang Melalui IG 

MediaUtama | Medan – Majelis Hakim menolak eksepsi Febi Nur Amelia, terdakwa kasus pencemaran nama baik penagih hutang melalui Instagram dalam persidangan yang berlangsung di ruang Cakra 5  Pengadilan Negeri Medan, Selasa (11/02/2020).

Putusan sela yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Sri Wahyuni Batubara meminta agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan untuk melanjutkan persidangan dengan menghadirkan saksi-saksi.

Pertimbangan lainnya, majelis sepakat dengan penuntut umum, dimana surat dakwaan JPU telah memenuhi Pasal 143 ayat 3 huruf b KUHAP. Kemudian, menetapkan bahwa keberatan oleh penasehat hukum terdakwa ditolak karena tidak sesuai dengan Pasal 150 ayat 1 KUHAP, tidak berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Seusai sidang terdakwa didampingi penasehat hukumnya, Indra Gunawan Purba, menyatakan siap menjalani persidangan. 

Bahkan mereka optimis bahwa hakim akan membebaskan kliennya dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa, keyakinan ini juga telah mereka lampirkan buktinya transfer E- banking kemudian sudah kita sampaikan pada proses penyelidikan polisi, ada bukti transfer ke suami pelapor karena memang awalnya meminjam uang itu, untuk kebutuhan suami.

Dalam kasus ini, Febi didakwa melanggar UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE)  yang diatur dan diancam dengan Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UURI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008.

Baca Juga : 

Kasus Penganiayaan, Oknum Guru di Medan Dituntut 3 Tahun Penjara

Perampok yang Aniaya Wanita Tionghoa di Mobil Pajero Divonis 4 Tahun Penjara

IKLAN ADS

Sebelumnya dalam dakwaan JPU Randi menyebutkan, kasus bermula, pada, Selasa (19/2/2019) pukul 21.00 Wib. Saat itu, korban Fitriani Manurung, mendapat laporan dari adiknya Haryati, bila terdakwa Feby melalui Instagramnya feby25052, membuat postingan yang berisi kalimat menagih hutang.

“SEKETIKA TERINGAT SAMA IBU KOMBES YG BELUM BAYAR HUTANG 70 JUTA TOLONG BGT DONK IBU DIBAYAR HUTANGNYA YG SUDAH BERTAHUN-TAHUN @FITRI_BAKHTIAR . AKU SIH Y ORANGNYA GK RIBET KLO LAH MMNG PUNYA HUTANG INI ORANG SUSAH BGT PASTINYA AKU IKHLASKAN TAPI BERHUBUNG BELIAU INI KAYA RAYA JADI HARUS DIMINTA DONK BERDOSA JUGA KLO HUTANG GK DIBAYAR KAN @FITRI_BAKHTIAR. Nah ini Yg punya Hutang 70 Juta Ini foto diambil sewaktu Dibandarjakarta Horor klo ingat yg beginian Mati nanti bakal ditanya lho soal hutang piutang,”tulis Febi di akun instagramnya.

Postingan  itu kemudian dianggap Fitriani mencemarkan nama baiknya, dia lantas  melaporkan peristiwa ini ke kantor polisi.

Randi juga menyebutkan, permasalahan utang piutang, bermula  pada 12 Desember 2016. Menurut pengakuan terdakwa, korban meminjam uang kepadanya Rp 70 juta,  untuk promosi pekerjaan suaminya. 

“Uang diberikan terdakwa  sebanyak dua tahap pertama Rp 50 juta dan selanjutnya dua Rp 20 juta,” ujar Randi

Selanjutnya, pada 2017, Febi menagih utang Fitriani, tapi korban tak membayarnya dengan alasan belum memiliki uang.  Namun tak lama berselang Fitriani memblokir akun WhatsApp dan nomor handphone Febi. 

Setelah dua tahun berlalu, Febi kembali mencoba menagih hutang kepada Fitriani, kali ini dilakukan lewat  Direct Massage instagram. Namun lagi lagi Fitriani kembali memblokir akun Instagram Febi.

“(Kemudian) terdakwa Febi Nur Amelia merasa kecewa dan membuat postingan tersebut agar saksi Fitriani Manurung melihat dan sadar untuk membayar utang kepada terdakwa,” ujar Randy.

 

(MU-06)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Mantan Napi ‘Hina Suku Batak Pada Pilgubsu 2018’ Kembali Jadi Pesakitan Terkait Kasus Sabu 19 Gram 

HUKUM

Dua dari Enam Pembunuh Wartawan Berhasil Diringkus Polres Labuhanbatu

BERITA UTAMA

Kuli Bangunan Tewas Dicangkul Saat Merenovasi Rumah di Desa Sei Rotan

HUKUM

Niat Mencuri, Dua Pemuda Asal Nias Malah Diamuk Massa

HUKUM

Dugaan Penambangan Ilegal dan Perambahan Hutan di Desa Gunung Manumpak B, LSM Diancam Dipotong-Potong

HUKUM

Curi Getah di Perkebunan, Dua Pemuda Desa Sei Buluh Nginap di Polsek Firdaus

HUKUM

Ancam IRT dengan Airsoft Gun, Warga Medan Denai Ditangkap Polisi

HUKUM

Demi Menjaga Ketertiban dan Melindungi Kesehatan Anak, Polres Madina Amankan Senjata Mainan dan Petasan