Home / HUKUM

Kamis, 13 Februari 2020 - 18:14 WIB

Polisi Amankan Pelaku Perobek Al Quran di Medan

MediaUtama | Medan – Polrestabes Medan mengamankan Doni Irawan Malay (44) warga Jalan Utama, Kota Medan. Pria ini diduga menjadi pelaku perobek lembaran halaman kitab suci Al-Quran yang dibuang beberapa pekan lalu di Jalan SM Raja XII, Kota Medan.

Pelaku yang sehari-harinya yang bekerja sebagai kuli bangunan ini diamankan setelah dilakukan penyelidikan dan pelaku diamankan saat sedang melintas tidak jauh dari kediamannya di depan Hotel Sri Intan Jalan SM Raja, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan kota, Kamis (13/02/2020).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengatakan berdasarkan penyelidikan dari hasil rekaman CCTV di sekitar lokasi, perbuatan pelaku ini pertama kali dilakukannya pada hari Jumat 31 Januari 2020 lalu.

“Modusnya masuk ke dalam masjid dan mengambil kitab suci Al-Quran dari lemari yang ada di dalam masjid dan membawanya ke kamar mandi. Setelah itu pelaku pergi ke kamar mandi dan merobeknya menjadi empat bagian. Kemudian pelaku berjalan keluar halaman masjid menuju Jalan SM Raja dan menyebarkannya,” kata Kombes Pol Johnny di Mapolrestabes Medan. Kamis (13/02/2020).

Lanjutnya dikatakan Kapolrestabes, selanjutnya pelaku membuang lembaran Al-Quran di trotoar depan masjid hingga berserakan di ruas Jalan Sisingamangaraja Medan.

“Saat ini petugas masih mendalami lebih jauh aksi penistaan agama yang dilakukan tersangka. Dia menduga kuat hal tersebut dilatarbelakangi motif yang lebih mendasar dan terstruktur, serta melibatkan pihak lain,” ucapnya.

IKLAN ADS

Baca Juga : 

Jadi Kurir Sabu 7 Kg, Warga Tanjung Balai dan Lampung Divonis 13 Tahun Penjara

Dituntut 12 Tahun Penjara, Pasutri Bandar Narkoba Langsung Nangis Minta Keringan

Kapolrestabes Medan, Kombes Jhonny mengimbau kepada masyarakat khususnya umat muslim Kota Medan agar tidak terpancing emosi dengan adanya peristiwa berbau SARA tersebut. Pasalnya saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut sekaligus memproses hukum tersangka pelaku yang telah diamankan.

“Atas kasus ini tersangka dikenakan jerat Pasal 156 KUHPidana tentang penistaan agama dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Kita imbau masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu beraroma SARA serupa ini. Pihak kepolisian akan menindak hukum pelaku dan mendalami kasus tersebut,” pungkasnya.

 

(MU-05)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Kesaksian Warga soal Kondisi Jenazah Lina saat Dimandikan

HUKUM

Bandar Sabu Asal Sunggal Mulai Diadili di PN Medan

HUKUM

Empat Tersangka Kasus Perjudian Ditangkap Polres Sergai

BERITA UTAMA

Kasus Pemerasan, 4 Oknum Polisi di Medan Dihukum 6 Bulan Penjara

HUKUM

63 Pelaku Perjudian Berhasil Diringkus Polres Asahan

HUKUM

Jadi Kurir 40 Kg Sabu, Pria Asal Surabaya Terancam Hukuman Mati 

HUKUM

Diduga Melakukan Pemerasan, 2 Oknum Wartawan di Tebing Tinggi Diamankan Polisi

HUKUM

Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Curanmor Ditembak Polsek Percut Sei Tuan