Home / PEMERINTAHAN / SEKITAR KITA

Jumat, 16 Juli 2021 - 00:09 WIB

Bobby Sidak Pabrik Ban yang Beroperasi Saat PPKM Darurat Medan

Ket Foto : Wali Kota Medan Bobby Nasution tinjau kegiatan pabrik di masa PPKM darurat Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau kegiatan pabrik di masa PPKM darurat. (detikcom)

Ket Foto : Wali Kota Medan Bobby Nasution tinjau kegiatan pabrik di masa PPKM darurat Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau kegiatan pabrik di masa PPKM darurat. (detikcom)

MediaUtama.News  – Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Industri Karet Deli di Jalan Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara (Sumut), di masa PPKM Darurat. Bobby pun mengecek surat tugas ke beberapa pekerja di tempat tersebut.

Dilansir dari detikcom, Kamis (15/7/2021), Bobby melakukan sidak bersama Kapolrestabes Medan, Dandim 0201, serta Kapolres Belawan. Setiba di lokasi, Bobby bersama rombongan disambut pihak perusahaan.

Melihat ada beberapa karyawan yang bekerja, Bobby langsung meminta surat tugas mereka. Bobby menanyakan soal sistem masuk karyawan tersebut. Lalu, Bobby juga berkeliling ke gudang perusahaan.

Kemudian, Bobby pun menanyakan soal jumlah karyawan masuk ke pihak perusahaan apakah telah memenuhi aturan PPKM darurat. Pihak perusahaan pun kemudian menjelaskan kepada Bobby beserta rombongan.

Supervisor General Appairs PT Industri Karet Deli, Naharuddin AR, mengatakan pihaknya sangat mendukung pemerintah memberlakukan PPKM darurat di Medan.

“Jadi kita selama PPKM ini yang diberlakukan oleh Pemko Medan kita sangat merespons bahwa kita untuk menanggulangi COVID-19, pada saat ini supaya tidak mewabah ke dunia kerja. Jadi kita upayakan sesuai prokes dan sesuai dengan PPKM darurat Itu juga di perusahaan kita ini,” sebut Naharuddin.

Nahar mengaku pihaknya telah mengurangi jumlah pekerja yang masuk setiap harinya. Dia telah membuat para pekerja masuk secara bergantian.

“Aktivitas kita, pekerja kita 5.300-an orang, tetapi kita sekarang ini tunggal 50 persen aja yang kita pekerjakan. Jadi keesokan harinya juga begitu secara bergantian,” ujar Naharuddin.

Naharuddin menyebutkan pihaknya juga telah menyiapkan surat untuk para pekerja yang masuk. Tujuannya agar pekerja yang melintas di jalur-jalur penyekatan tidak diputar balik.

“Sesuai anjuran pemerintah, kita STRP (surat tanda registrasi pekerja)-nya itu. Itu yang kita lakukan saat ini supaya mereka juga tidak istilahnya disekat,” ujar Naharuddin.

Selain itu, Naharuddin menyinggung pertanyaan Bobby soal jadwal masuk, ganjil-genap. Naharuddin mengaku telah ada pada absensi.

“Kita dengan absensi ada. Secara absensi sudah dapat dilihat bahwasanya pekerja kita itu seperti jumlah yang kita jelaskan. Yang masuk 50 persen,” sebut Naharuddin.

Nahar mengaku pihaknya pun terkena imbas. Biasanya dalam satu hari bisa 4 trip, sekarang berkurang menjadi 1-2 trip.

“Kalau terdampak pasti. Yang biasanya bisa 4 trip satu hari, untuk di Medan. Dengan penyekatan kita sulit untuk masuk ke dalam kota. Tinggal hanya 1 hingga 2 truk saja per hari. Perusahaan komitmen pada saat ini tidak akan ada mengurangi pekerjanya meskipun dalam keadaan begini,” ucap Naharuddin. 

 

Baca Juga :  Polsek Patumbak Salurkan Bansos dari Polda Sumut kepada Masyarakat di Kecamatan Medan Amplas

[MU/DTC]

Share :

Baca Juga

SEKITAR KITA

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Komnas Perlindungan Anak Indonesia

PERISTIWA

Razia Lapas Tanjung Gusta Medan, Petugas Masih Temukan Barang-Barang Terlarang 

SEKITAR KITA

DPC Kaumi Medan Labuhan Bersama PMI Semprotkan Disinfektan ke Rumah Ibadah

SEKITAR KITA

Patroli Antisipasi Corona, Polsek Medang Deras Bubarkan Pesta Pernikahan

PEMERINTAHAN

Pemko Medan Perpanjang Sistem Belajar di Rumah Hinggai 29 Mei 2020

PEMERINTAHAN

Wakil Walikota Medan Ajak Generasi Muda Banyak Membaca

SEKITAR KITA

Pandemi Corona, Innova Community Chapter Sumut Bagikan Sembako kepada Masyarakat

SEKITAR KITA

HUT Bhayangkara ke-75, Anggota Armed 2/105 DT Kunjungi Polsek Biru-Biru