Home / KORUPSI

Jumat, 16 Juli 2021 - 01:54 WIB

Kejari Medan Terima Pembayaran Denda Rp1 Miliar dari Terpidana Adelin Lis 

Ket Foto : Kejari Medan terima pembayaran denda Rp1 Miliar dari terpidana Adelin Lis diwakili oleh Kendrik Ali selaku anak dari terpidana Adelin Lis dan Adenan Lis selaku saudara kandung terpidana Adelin Lis.

Ket Foto : Kejari Medan terima pembayaran denda Rp1 Miliar dari terpidana Adelin Lis diwakili oleh Kendrik Ali selaku anak dari terpidana Adelin Lis dan Adenan Lis selaku saudara kandung terpidana Adelin Lis.

MediaUtama.News  – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menerima pembayaran denda perkara tindak pidana korupsi dengan terpidana Adelin Lis senilai Rp1 Miliar, Kamis (15/7/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah SH MH melalui Kasi Intelijen Bondan Subrata SH menjelaskan uang pengganti tersebut terkait kasus dugaan korupsi berlanjut tindak pidana kehutanan yang diserahkan terpidana Adelin Lis diwakili oleh Kendrik Ali selaku anak dari terpidana Adelin Lis dan Adenan Lis selaku saudara kandung terpidana Adelin Lis.

Bondan menjelaskan, selain uang senilai Rp1 miliar, Adelin Lis juga menyerahkan bagian Uang Pengganti (UP) satu buah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 302, lokasi di Jalan Hang Jebat, Kelurahan Madras Hulu, seluas 769 M2 atas nama terpidana Adelin Lis.

“Penyerahan denda tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Medan Teuku Rahmatsyah,” jelas Bondan.

Lebih lanjut dikatakan Bondan, penyerahan denda dan uang pengganti ini dilakukan atas upaya dari JPU melakukan pencarian harta benda terpidana untuk pembayaran denda dan uang pengganti berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 68/K/Pid.Sus/2008.

Ket Foto : Kejari Medan terima pembayaran denda Rp1 Miliar dari terpidana Adelin Lis diwakili oleh Kendrik Ali selaku anak dari terpidana Adelin Lis dan Adenan Lis selaku saudara kandung terpidana Adelin Lis.

Dengan isi, menyatakan terdakwa Adelin Lis telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama dan menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar dengan subsidair 6 bulan kurungan.

Bahkan Mahkamah Agung juga menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp.119.802.393.040, dan US$ 2.938.556,24.

“Selanjutnya uang sebesar Rp1 miliar tersebut akan disetorkan ke Rekening Kejaksaan Negeri Penitipan Penerimaan Negara (PPN) pada Bank BRI Cabang MPH,” pungkasnya.

[MU]

Share :

Baca Juga

KORUPSI

Korupsi Bandara Lasondre, Status Hukum Kusuma Hadi Iswanto Dipertanyakan?

KORUPSI

Korupsi Anggaran Desa, Mantan Kades Batu Sundung Dituntut 7 Tahun Penjara

KORUPSI

Dakwaan Penipuan Tidak Terbukti, Terdakwa Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

KORUPSI

Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades Halimbe Divonis 5 Tahun Penjara

KORUPSI

Kasus Pungli di Proyek RSUD Labuhanbatu, Plt Kadis Perkim dan Stafnya Dituntut 18 Bulan Penjara

KORUPSI

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Batu Sundung Dihukum 5 Tahun Penjara

KORUPSI

Kacabjari Madina Sidangkan Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pembangunan Jembatan Madina

KORUPSI

Korupsi Dana Desa, Kades Sukajaya Kabupaten Batubara Dituntut 6,5 Tahun Penjara