Perintah Jokowi Dianggap Apa? Keramaian Di Sarang-sarang Judi Tanah Karo Mengkhawatirkan

  • Bagikan

MediaUtama.News – Bahkan sampai lapisan masyarakat paling bawah terus mengikuti informasi perkembangan penanganan Pandemi Covid-19 di tanah air. Segala perintah, kebijakan yang diambil Kepala Negara pun selalu menjadi perhatian dan perbincangan hangat publik.

Seperti baru-baru ini terkait PPKM Darurat yang terus didorong Presiden Joko Widodo, masyarakat tetap masih memberikan kepercayaan penuh akan sikap Kepala Negara tersebut. Dan Penetapan Status Level 3 di 15 Kabupaten di Sumut termasuk Kab Karo oleh Gubernur Edy Rahmayadi.

Namun bagaimana bila aparat/petugas (tim gabungan dibentuk) yang notabene sebagai perpanjangan tangan Kepala Negara seperti acuh tak acuh dengan kondisi yang mengkhawatirkan masyarakat, terlebih ada kesan membiarkan keramaian yang bisa meningkatkan jumlah masyarakat yang terpapar Covid -19 dan pastinya judi perbuatan melawan hukum. Lalu, dianggap apa sebenarnya perintah Presiden Jokowi?

Sebagai contoh dari beberapa lainnya, sarang perjudian jenis dadu, tembak ikan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Berbulan lamanya hingga viral kondisi masyarakat membludak main judi disana, ironinya pengelola belum terdengar ditangkap, diduga inisial TS dan Tosa (Foto Beredar-Dadu di Kecamatan Merek, Karo yang tak jauh dari tugu perbatasan dengan Kabupaten Simalungun).

Bukan di Kecamatan Merek saja, di Kaban Jahe, Munte dan beberapa kecamatan lainnya di Kabupaten Karo juga diketahui perjudian dadu maupun tembak ikan masih terus beroperasi, seharusnya menjadi atensi pihak berwenang dan jangan ada kesan tebang pilih dalam penindakan.

Kepada Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono juga Bupati Kab Karo Cory Sebayang dari beberapa waktu lalu dicoba konfirmasi melalui sambungan seluler terkait perjudian yang bisa berimbas meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di wilayah kewenangan mereka, namun mereka belum menjawab hingga berita ini kembali dimuat.

Meski demikian, tim media ini akan terus berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak yang lebih tinggi, kepada Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, bahkan hingga ke Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, guna meneruskan keresahan masyarakat. Rabu (21/7/2021). (RED)

 8 views

  • Bagikan
Call Now ButtonKRITIK & SARAN