MS “Oknum Prajurit Kepala Berpenghasilan Jenderal?”

  • Bagikan

MediaUtama.News – Pangkat “kopral gaji jenderal”, kalimat ini ternyata bukanlah semata-mata sebagai suatu ungkapan saja. Namun benar – benar ada. Sebut saja inisial MS, sesuai informasi merupakan oknum TNI berpangkat Praka, masih aktif bertugas di salah satu batalyon di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Bagaimana tidak, disebut “pangkat kopral gaji jenderal”, MS yang notabenenya adalah seorang prajurit berpangkat Praka ini, diduga mengelola sejumlah mesin judi ketangkasan jenis tembak ikan yang beroperasi di wilayah hukum dua polsek di bawah naungan Polres Simalungun, dengan omset ditafsir belasan juta rupiah dari tiap titik per hari.

Masing – masing titik (lokasi mesin tembak ikan) tersebut di antaranya ada di Polsek Seribu Dolok yakni di sebuah doorsmer Jalan Besar Seribudolok dan sekitar alun – alun lapangan Seribudolok.

Di wilayah hukum Polsek Seribu Dolok ini, Praka MS disebut – sebut mengelola di tiga (3) titik mesin tembak ikan. Demikian juga dengan wilayah hukum Polsek Pematang Purba, juga terdapat tiga (3) titik mesin tembak ikan yang tersebar di sekitar Haranggaol.

Bisnis melawan hukum ini disinyalir telah di lakoni oleh Praka MS  bertahun – tahun dan berjalan mulus, tanpa ada teguran serta tindakan tegas dari penegak hukum setempat, khususnya Kepolisian Resort Simalungun serta jajarannya, Kepolisian Sektor Seribudolok dan Pematang Purba.

Kuat dugaan Praka MS dapat menjalankan usaha judi tersebut dengan lancar karena Praka MS diduga memberikan upeti kepada beberapa pihak terkait, baik kepada sipil dan non sipil.

Terkait  sejumlah lokasi mesin judi ketangkasan jenis tembak ikan yang disebut – sebut dikelola seorang oknum personil TNI inisial MS tersebut, tim mediautama.news mencoba mengkonfirmasi sekaligus menginformasikan kepada KAPENDAM I/BB LETKOL INF DONAL ERIKSON SILITONGA.

Kemudian kepada KABID HUMAS POLDASU  KOMBES POL HADI WAHYUDI, Minggu (8/8/2021), melalui sambungan seluler. Tetapi hingga berita ini dimuat, jawaban konfirmasi belum didapat. Namun, guna menyajikan berita yang sesuai kode etik,  konfimasi ulang akan coba dilakukan kembali. (RN-foto:ilustrasi)

 12 views

  • Bagikan
Call Now ButtonKRITIK & SARAN