Menu
POSITIF MEMBANGUN BANGSA

4 PEMBUNUH ODGJ CIANJUR DITANGKAP DI GUBUK TENGAH HUTAN

  • Bagikan

MediaUtama.News – Polisi menangkap empat orang tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan Sutar (45) orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), warga Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Korban tewas dalam kondisi mengenaskan.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus tersebut. Keempat pelaku yang berinisial M (36), HS (19), J (39), dan MY (26) ditangkap di sebuah gubuk di tengah hutan.

“Setelah ditetapkan tersangka, kita langsung cek lokasi para pelaku ini. Kita dapat informasi jika mereka bersembunyi di dalam gubuk di tengah hutan. Segera anggota dari Polsek Cibinong dan dibantu dari Polres Cianjur menangkap para pelaku,” kata dia, Jumat (7/1/2022).

Menurutnya polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa kayu, golok dan borgol yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban hingga tewas.

“Pelaku dan barang bukti sekarang sudah diamankan di Mapolres Cianjur,” kata dia.

Adi menuturkan pada pelaku tega menyiksa korban hingga tewas lantaran korban yang merupakan ODGJ dianggap sering meresahkan.

“Dianggapnya korban sering meresahkan, kalau ditegur karena melakukan sesuatu sering membawa senjata tajam. Tapi kami masih dalami motif lainnya,” tuturnya.

Akibat perbuatannya keempat pelaku dikenakan pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP Subsidair pasal 351 ayat (3) KUHP tentang kekerasan terhadap orang dan penganiayaan dimuka umum secara bersama-sama.

“Ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sutar (45), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kampung Cibingbin Desa Padamulya Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Korban diduga dianiaya beberapa orang lantaran dianggap meresahkan.

Informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan Sutar terjadi pada 20 November 2021 lalu. Namun, tak ada yang mengetahui persis aksi penganiayaan tersebut.

Sutar ditemukan di pinggir jalan dalam kondisi kepala terbungkus kain, dengan tangan dan kaki terikat menggunakan tambang. Selain itu di sekujur tubuh korban juga ditemukan darah yang mulai mengering.

“Pa Sutar ini awalnya dipasung oleh warga, karena kerap meresahkan. Bahkan sempat juga dipasung oleh keluarganya. Tapi kabur dari pasung. Saya dapat kabar dari perangkat desa, ditemukan di pinggir jalan. Saya langsung siapkan mobil untuk evakuasi dan membawa pa Sutar ke pemasungannya,” ujar Kepala Desa Padamulya Parno. (REP/detik)

 186 views

  • Bagikan
Call Now ButtonKRITIK & SARAN