DUNIA  

Bandara Internasional Riyadh Diserang Houthi, 1 Tewas dan 11 Terluka

Diserang: Terlihat kepulan asap saat Bandara Riyadh diserang Houthi, Kamis (8/10/2026). (Social Media via REUTERS/Social Media via CNBCIndonesia)

Jakarta, Mediautama.news – Serangan terbaru kelompok Houthi menghantam Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu waktu setempat. Serangan tersebut menewaskan satu warga Pakistan dan melukai 11 orang lainnya.

Mengutip Reuters dan melansir CNBCIndonesia, Senin (12/10/2026), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi menyatakan serangan itu juga menyebabkan kerusakan material. Penilaian terhadap kerusakan masih berlangsung.

Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan sebuah proyektil menghantam bandara hingga memicu kebakaran. Sejumlah ledakan juga terdengar di ibu kota Saudi, sementara warga melaporkan rumah mereka berguncang akibat ledakan tersebut.

Serangan itu terjadi sehari setelah Houthi mengancam akan terus menargetkan bandara di Arab Saudi. Ancaman tersebut menyusul serangan pada Sabtu yang menewaskan sedikitnya 13 orang.

Otoritas setempat menghentikan sementara operasional Bandara Riyadh. Dua sumber penerbangan senior yang dikutip AFP menyebut penghentian dilakukan setelah radar dan peralatan komunikasi dilaporkan rusak. Landasan pacu juga perlu diperiksa sebelum operasional dapat dilanjutkan.

Sejumlah kedutaan asing di Arab Saudi, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Spanyol, memperingatkan warga negaranya agar menghindari Bandara Riyadh. Australia juga mengimbau warganya untuk tetap berada di dalam rumah dan berlindung di tempat aman.

Arab Saudi telah memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman melawan Houthi sejak 2015. Konflik yang sempat mereda melalui upaya gencatan senjata kini kembali memanas di tengah meningkatnya ketegangan regional di Timur Tengah.(r)

Editor: Edward