SUMUT  

Hari Santri 2026, Sekda Simalungun Tekankan Ilmu, Teknologi dan Akhlak

Pada Santri saat mengikuti upacara Peringatan Hari Santri 2026 di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Kamis (22/10/2026).(Foto:Dok/Humas)

Simalungun, Mediautama.news – Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, memimpin upacara peringatan Hari Santri 2026 di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Bulan Inklusi Keuangan 2026 dan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Dalam sambutan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar yang dibacakannya, Mixnon menyampaikan bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai agama sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Santri diharapkan menguasai ilmu agama, pengetahuan, dan teknologi tanpa meninggalkan akhlak serta tradisi pesantren. Pesantren juga didorong memperkuat fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Mixnon turut mengingatkan para santri agar menjadikan ilmu, teknologi, dan nilai agama sebagai bekal membangun negeri.

Ketua DPRD Simalungun, Sugiarto, mengapresiasi peringatan tersebut. Ia berharap santri, ulama, dan tokoh agama berperan dalam mengatasi persoalan moral generasi muda, termasuk dampak media sosial dan penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, perwakilan OJK Provinsi Sumatera Utara, Edi Gunawan, mengapresiasi upaya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Simalungun dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, termasuk keuangan syariah.

Ia menyebutkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 93,61 persen.

Edi menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat, risiko, dan penggunaan produk keuangan syariah melalui sinergi OJK, pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Acara turut diisi penyerahan tabungan simpanan pelajar dan bantuan tali asih kepada santri, pengundian hadiah, serta penampilan santri. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemkab Simalungun, perwakilan perbankan, dan pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Simalungun.(Sim1)

Editor: AR Manik