Home / BERITA UTAMA / HUKUM

Rabu, 10 Februari 2021 - 19:53 WIB

PN Kisaran Membebaskan Terdakwa Sulaiman Dari Tuntutan JPU

MediaUtama I Kisaran – Pengadilan Negeri Kisaran akhirnya membebaskan terdakwa Sulaiman I dari tuntutan  JPU (Jaksa Penuntut Umum) pada sidang pembacaan putusan dipengadilan,Senin (08/02/2021).

Sidang putusan tersebut dibacakan ketua  majelis  hakim Dr Ulina Marbun SH MH yang beranggotakan Miduk Sinaga SH, Nelly Rakhmasuri Lubis SH MH dan Panitera Pengganti Buyung Hardi Lubis SH.

Dalam amar putusanya ketua majelis hakim menyatakan bahwa  terdakwa sebelumnya didakwa melanggar pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, tetapi tidak memenuhi unsur pidana.

Baca Juga :  Sidang Kasus ITE, Korban Tak Terima Nama Baiknya Dicemarkan di Medsos

” Saudara terdakwa melanggar Pasal 263 KUHP, karena unsur pidananya tidak memenuhi maka terdakwa Sulaiman I dinyatakan bebas,” tegasnya.

Setelah membacakan  putusan, Majelis Hakim memberikan pilihan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni mengambil langkah hukum seperti kasasi atau fikir-fikir.

“JPU hanya bisa mengambil langkah kasasi atau fikir-fikir,” ucapnya.

Mendengar pernyataan Majelis hakim, akhirnya JPU Kejari Batubara Deny Sembiring SH mengambil langkah fikir-fikir.

IKLAN ADS

“Masih fikir-fikir dulu  majelis,” jawabnya

Sementara itu  Kuasa Hukum terdakwa Tekat Kawi SH menilai,  terdakwa seharusnya divonis bebas murni, tapi menurut kedua hakim anggota, itu perbuatan pidananya tidak ada memenuhi unsur.

Baca Juga :  Sidang Kasus ITE, Korban Tak Terima Nama Baiknya Dicemarkan di Medsos

Kenapa, ada dua pihak yang mengklaim surat tanah tersebut sehingga terdakwa tidak memenuhi unsur pidana.

“Seharusnya surat tanah tersebut diperdatakan dulu di pengadilan, baru dilaporkan ke pihak berwajib.Tapi yang terjadi saat ini, Tekardjo Angkasa langsung melaporkan terdakwa ke Polda Sumut,” ungkap Tekat Kawi,” ujarnya.

Dia juga  menyebutkan bahwa kasus Sulaiman  ini terlalu dipaksakan sehingga terlihat dalam putusan tersebut bahwa terdakwa tidak memenuhi unsur pidana.

Baca Juga :  Sidang Kasus ITE, Korban Tak Terima Nama Baiknya Dicemarkan di Medsos

“Kasus ini sebenarnya dipaksakan untuk maju,” ungkapnya

Sebelumnya, dalam tuntutan JPU terdakwa terbukti melakukan tindak pidana membuat surat palsu sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat (1) KUHP dalam dakwaan pertama. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama enam bulan dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa  dengan menyatakan agar terdakwa tetap ditahan.(Sat)

 

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Jokowi dan Delegasi Simalungun Dukung Palestina

BERITA UTAMA

Prediksi Napoli vs AC Milan 19 November 2017

BERITA UTAMA

End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

BERITA UTAMA

Menghindar karena Tak Sanggup

BERITA UTAMA

Prediksi Valencia vs Sevilla 22 Oktober 2017

BERITA UTAMA

Minimal Seri, Target Madura United di Kandang Persib Hari Ini

BERITA UTAMA

Tragis, Pria Asal Kisaran Ditemukan Tewas dengan Tubuh Berserakan di Rel KA

BERITA UTAMA

Usai Apel Pagi, Satgas TMMD Kodim 0203/Lkt Lanjutkan Pekerjaan Sasaran Fisik