Jakarta, Mediautama.news – Sebuah kapal wisata terbalik di perairan Halong Bay, Vietnam, akibat cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu (19/7). Insiden tragis ini menyebabkan sedikitnya 27 orang tewas, sementara belasan lainnya masih dinyatakan hilang.
Mengutip laporan media pemerintah yang disiarkan oleh Reuters dan dilansir dari CNBC Indonesia, kapal tersebut membawa 53 penumpang dan terbalik sekitar pukul 14.00 waktu setempat, saat Badai Wipha menghantam kawasan tersebut melalui Laut Cina Selatan. Cuaca ekstrem berupa angin kencang, hujan deras, dan petir dilaporkan terjadi di wilayah itu saat kejadian.
Surat kabar lokal VnExpress melaporkan, bahwa sebagian besar penumpang merupakan wisatawan asal Hanoi, ibu kota Vietnam. Tim penyelamat berhasil menemukan 11 orang selamat dan mengevakuasi 27 jenazah, termasuk delapan anak-anak.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai kewarganegaraan para wisatawan asing yang menjadi korban, mengingat tim tanggap darurat masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.
Halong Bay merupakan salah satu destinasi wisata paling ikonik di Asia Tenggara. Wisata kapal pesiar menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Badai Wipha sendiri merupakan topan ketiga yang melanda Laut Cina Selatan sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mendarat di pesisir utara Vietnam pada awal pekan depan.
Cuaca yang terkait dengan badai juga mengganggu perjalanan udara. Bandara Noi Bai menyatakan sembilan penerbangan yang tiba dialihkan ke bandara lain, dan tiga penerbangan yang berangkat ditunda sementara pada hari Sabtu.(r)
Editor: Edward






