DUNIA  

Perang Saudara di Nigeria, 15 Warga Tewas Dibantai Kelompok Bersenjata di Katsina

Bandit Nigeria (Foto:dok/wikipedia)

Jakarta, Mediautama.news – Perang saudara di Nigeria kembali menelan korban. Kelompok bersenjata di Negara Bagian Katsina, Nigeria barat laut, menyerang sejumlah warga dan menewaskan 15 orang, termasuk di sebuah masjid, Selasa (19/8) waktu setempat.

Mengutip AFP dan dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (20/8/2025), tragedi itu terjadi meski baru-baru ini tercapai kesepakatan damai untuk meredam serangan serupa. Selama bertahun-tahun, geng lokal dikenal sebagai “bandit” telah menargetkan masyarakat pedesaan di Nigeria barat laut dan tengah dengan merampok, menculik untuk tebusan, serta membakar rumah penduduk.

Serangan tak kunjung berhenti karena pasukan keamanan pemerintah dinilai belum mampu menumpas mereka secara militer. Otoritas di tingkat negara bagian, lokal, hingga federal kerap memilih jalan damai, termasuk di Katsina.

“Bandit bersenjata menyerang sebuah masjid di kota Unguwan Mantau, kemungkinan sebagai balasan setelah tentara Nigeria menggagalkan upaya serangan mereka di dekat lokasi itu,” tulis laporan AFP.

Juru bicara kepolisian Negara Bagian Katsina, Abubakar Sadiq-Aliyu, membenarkan insiden tersebut dan menyebut 15 orang tewas dalam serangan itu.

Laporan hari Selasa mencatat bahwa serangan bandit “terus meningkat” di negara bagian Katsina. Dilaporkan pula bahwa “kelompok bandit kemungkinan akan terus mengeksploitasi celah keamanan dalam jangka pendek”.

Krisis bandit yang sedang berlangsung berawal dari konflik hak atas tanah dan air antara penggembala dan petani. Perang saudara kedua kelompok itu telah berubah menjadi kejahatan terorganisir.

Geng-geng tersebut telah mengubah pencurian ternak, penculikan, dan pengenaan pajak kepada petani menjadi sumber keuntungan besar di pedesaan miskin. Kehadiran pemerintah telah lama hampir tidak ada.(r)

Editor: Edward