Jakarta, Mediautama.news – Kementerian Kesehatan Israel memantau kasus dugaan infeksi Ebola pada seorang pelancong yang baru kembali dari Republik Demokratik Kongo dan mengalami gejala seperti demam serta sakit kepala.
Pasien tersebut telah diisolasi dan menjalani perawatan di Rambam Health Care, rumah sakit yang ditunjuk untuk menangani kasus penyakit menular berisiko tinggi.
Dilansir Jerusalem Post dan mengutip CNNIndonesia, Sabtu (20/6/2026), Kemenkes Israel menyebut hasil tes akhir diperkirakan keluar dalam 48 jam. Hingga kini, kasus tersebut masih berstatus dugaan dan investigasi epidemiologis sedang dilakukan untuk melacak kontak erat pasien.
Otoritas kesehatan Israel juga memastikan seluruh perlengkapan pelindung, sistem deteksi dini bagi pelancong dari wilayah terdampak, serta fasilitas laboratorium untuk pemeriksaan Ebola telah disiapkan.
Saat ini, Republik Demokratik Kongo tercatat memiliki 933 kasus Ebola terkonfirmasi dengan 245 kematian.(r)
Editor: Edward






