Jakarta, Mediautama.news – Kebijakan baru Google akan mewajibkan aplikasi di Play Store untuk memberikan “pengalaman pengguna yang stabil, menarik, dan responsif. Aplikasi yang tidak memenuhi standar ini akan dihapus dari toko. Kebijakan ini akan diberlakukan mulai bulan depan.
Langkah ini dapat membantu mengurangi jumlah aplikasi berkualitas rendah atau buggy, yang pada gilirannya akan meningkatkan kepuasan pengguna. Bagi pengembang aplikasi, ini berarti mereka harus lebih memperhatikan kualitas aplikasi mereka dan memastikan bahwa mereka mematuhi standar yang ditetapkan oleh Google.
Dilansir dari Okezone, aplikasi yang akan dihapus terbagi dalam tiga kategori besar:
1. Aplikasi statis tanpa fungsi khusus, seperti aplikasi hanya teks atau file PDF.
2. Aplikasi dengan konten sangat sedikit dan tidak memberikan pengalaman pengguna menarik, seperti aplikasi wallpaper tunggal.
3. Aplikasi yang tidak memiliki fungsi atau dirancang untuk tidak melakukan apa-apa.
Selain itu, Google juga menargetkan aplikasi dengan fungsi rusak yang tidak dapat diinstal dengan benar atau tidak responsif. Upaya ini merupakan bagian dari langkah Google untuk menghapus dan membatasi aplikasi tertentu dari Google Play. Pada tahun 2023, Google mencegah publikasi 2,28 juta aplikasi yang melanggar kebijakan dan menolak hampir 200.000 aplikasi untuk meningkatkan perlindungan pengguna.
Langkah ini mendapat sambutan baik karena bertujuan untuk meningkatkan kualitas aplikasi di perangkat Android, baik pada ponsel kelas atas maupun ponsel murah.(r)
Editor: Efran






