Jakarta, Mediautama.news – Kondisi kesehatan Putri Thailand, Bajrakitiyabha Mahidol, dilaporkan terus memburuk setelah lebih dari tiga tahun menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Keterangan resmi mengenai kondisi putri sulung Raja Thailand itu disampaikan pihak istana pada Kamis (21/5/2026), melansir CNBC Indonesia.
Dalam pernyataannya, Biro Rumah Tangga Kerajaan Thailand menyebut putri yang akrab disapa “Putri Bha” itu mengalami infeksi pada bagian perut akibat peradangan usus besar. Kondisinya kini disertai tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, hingga gangguan pembekuan darah.
Putri berusia 47 tahun tersebut juga masih bergantung pada alat bantu medis untuk mendukung fungsi paru-paru dan ginjalnya, serta menjalani terapi obat-obatan intensif.
“Iinfeksi yang dialami sudah tidak terkendali dan mulai memengaruhi organ lainnya,” demikian keterangan resmi istana.
Bajrakitiyabha diketahui jatuh pingsan saat melatih anjing militer pada Desember 2022. Sejak saat itu, ia dirawat akibat infeksi darah serius yang menyebabkan penurunan fungsi paru-paru dan ginjal.
Selama ini, Bajrakitiyabha dikenal aktif dalam berbagai kegiatan internasional, termasuk memegang sejumlah posisi di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia juga vokal memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya terkait perlakuan terhadap narapidana perempuan.
Sebagai putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn dari pernikahan pertamanya, Bajrakitiyabha disebut memiliki hubungan dekat dengan sang ayah dan pernah dipercaya menempati posisi penting dalam komando pengawal kerajaan.
Hingga kini, Raja Thailand yang memiliki tujuh anak dari empat pernikahan itu belum mengumumkan secara resmi pewaris takhta kerajaan.(r)
Editor: Edward






