DUNIA  

Sri Lanka Terbangkan 3 Biksu Berdoa Agar Hujan Turun

Berdoa: Tiga biksu yang berdoa sambil terbang dengan pesawat Y-12 milik Angkatan Udara Sri Lanka.(Foto: Facebook/Sri Lanka Air Force via CNBCIndonesia)

Jakarta, Mediautama.news – Di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino, Angkatan Udara Sri Lanka menerbangkan tiga biksu menggunakan pesawat Y-12 untuk berdoa memohon huan. Dalam penerbangan malam 19 September, para biksu melantunkan doa, sementara personel angkatan udara memercikkan air yang telah diberkati ke daratan.

“Ketika bangsa ini menghadapi kesulitan akibat cuaca kering, pesawat tersebut mengudara dalam sebuah tindakan simbolis penuh kasih sayang,” kata Angkatan Udara Sri Lanka dalam unggahan di media sosial, dikutip dari Straits Times dan melansir CNBCIndonesia, Kamis (24/9/2026).

Angkatan Udara Sri Lanka menyebut penerbangan tersebut sebagai bentuk simbolis kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak cuaca kering.

Departemen Meteorologi Sri Lanka memperingatkan potensi kekeringan parah sekaligus hujan lebat hingga akhir tahun.

Para ahli memperkirakan kondisi kering akan berubah menjadi hujan deras mulai akhir September hingga Desember, sebelum kembali berpotensi mengalami kekeringan berkepanjangan pada awal 2027.

Di Taman Nasional Yala, dua dari enam blok kawasan telah ditutup untuk pengunjung akibat kekeringan. Sementara itu, sejumlah waduk, termasuk yang memasok pembangkit listrik tenaga air, kini terisi sekitar 50%.

Sri Lanka sebelumnya juga pernah menggelar ritual keagamaan ketika cadangan air untuk pembangkit listrik tenaga air menipis sebagai bentuk permohonan agar hujan turun.

El Nino merupakan fenomena iklim yang dapat mengubah pola angin dan curah hujan di berbagai wilayah dunia. Perubahan iklim akibat aktivitas manusia juga dinilai dapat memperkuat dampaknya.(r)

Editor: Edward