MediaUtama | Medan – Manajemen perusahaan CV Industri Malaka yang berdomisili di Jalan Yos Sudarso, Gang Perwira, Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli, Kota Medan menyampaikan sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil rapid test terhadap pekerjanya berinisial NSR yang diduga terpapar Covid-19.
“Kami informasikan bahwa sampai saat ini, NSR masih menjalani pemeriksaan di RS Martha Friska, kami menunggu hasil rapid test, apakah NSR benar positif atau tidak,” ujar Fifii Syafitri selaku Personalia CV Industri Malaka saat dikonfirmasi MediaUtama melalui via WhatsApp, Kamis (11/06/2020).
Fifi mengatakan saat ini pihak perusahaan tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus Corona. Sebab, pada Jumat (05/06/2020) lalu ditemukan seorang pekerja dengan gejala batuk dan demam.
“Pekerja tersebut dirujuk ke RS Imelda, pada saat rapid test, kemudian diduga positif, namun dokter kami di perusahaan mengatakan rapid test belum 100 persen kebenarannya, kemudian Senin (08/06/2020) NSR dirujuk ke RS Martha Friska dan menjalani pemeriksaan,” kata Fifi.
Dia juga mengatakan bahwa sebelum NSR diduga terpapar Covid-19, pihak perusahaan telah menerapkan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan.
“Sebelumnya, kita telah menerapkan protokol kesehatan kepada para pekerja dengan selalu menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun yang disediakan oleh perusahaan,” ungkapnya.
Dia juga berpesan kepada para pekerja diwajibkan menjalankan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan, agar menjaga keselamatan dan kesehatan diri sendiri serta keluarga.
Sementara itu, ketika ditanya apakah perusahaan akan melakukan pengecekan (rapid test) kepada seluruh pekerja CV Industri Malaka, Fifi mengatakan belum mengetahui itu, karena perusahaan masih menunggu hasil dari rapid test.
Sebelumnya diberitakan Warga Lingkungan VI, Kelurahan Tanjung Mulia meminta pihak CV Industri Malaka agar melakukan klarifikasi terkait isu yang beredar bahwa salah satu karyawan perusahaan tersebut terpapar Covid-19.
[MU]






