DUNIA  

Ribuan Massa Kepung Istana, Bendera One Piece Ikut Dikibarkan dalam Aksi

Ricuh: Para pengunjuk rasa ricuh saat protes di Mexico City, Meksiko pada Sabtu (15/11/2025).(Foto: REUTERS/Luis Cortes)

Jakarta, Mediautama.news – Bendera One Piece terlihat berkibar di Meksiko saat ribuan orang berunjuk rasa di ibu kota Mexico City pada Sabtu waktu setempat.

Aksi yang didominasi Generasi Z itu digelar sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap penanganan kasus kekerasan oleh Presiden Claudia Sheinbaum Pardo. Mengutip AFP, Senin (17/11/2025), para demonstran memenuhi area di depan Istana, tempat Sheinbaum tinggal dan bekerja.

Bendera One Piece berkibar saat aksi pengunjuk rasa yang protes terhadap ketidakamanan dan korupsi di Mexico City, Meksiko, pada Sabtu (15/11/2025).(Foto: REUTERS/Toya Sarno Jordan)

Laman tersebut juga menyebutkan bahwa beberapa pengunjuk rasa, beberapa mengenakan balaklava, merobohkan penghalang logam yang melindungi istana dan melemparkan batu paving ke arah polisi anti huru hara, yang membalas dengan gas air mata.

Kepala keamanan Mexico City, Pablo Vazquez menegaskan, selama berjam-jam, mobilisasi ini berlangsung dan berkembang secara damai, hingga sekelompok orang berkerudung mulai melakukan tindakan kekerasan.

Dilaporkan, 20 pengunjuk rasa dan 100 polisi terluka, dengan 40 petugas dirawat di rumah sakit karena luka dan memar. Polisi menangkap 20 orang atas tuduhan pencurian dan penyerangan dan juga telah meluncurkan penyelidikan atas serbuan ke seorang jurnalis dari surat kabar La Jornada.

Perlu diketahui, Sheinbaum, yang berkuasa sejak Oktober 2024, mempertahankan tingkat penerimaan di atas 70% pada tahun pertamanya menjabat. Namun, ia kini menghadapi kritik yang semakin meningkat terhadap kebijakan keamanannya setelah beberapa pembunuhan besar.

“Ini adalah salah satu pemerintahan paling korup yang pernah kita miliki. Ini adalah pemerintahan narkotika yang korup yang ingin membela para koruptor dan kartel, alih-alih rakyat ,” kata seorang mahasiswa, Valentina Ramirez.

Aksi protes tersebut juga meneriakkan pembunuhan Carlos Manzo, seorang wali kota di negara bagian Michoacan barat yang dibunuh pada tanggal 1 November. Ia dikenal karena perjuangannya melawan geng-geng pengedar narkoba di kota asalnya, Uruapan.

“Seharusnya kalian melindungi Carlos Manzo seperti ini!” teriak beberapa pengunjuk rasa kepada pasukan keamanan, yang kemudian membalas dengan alat pemadam api dan gas air mata.

“Kita semua adalah Carlos Manzo,” tulis spanduk yang dibawa demonstran, di samping bendera bajak laut ikonik dari manga Jepang One Piece, yang telah menjadi simbol protes kaum muda di seluruh dunia.

Awal pekan lalu, Sheinbaum sendiri mempertanyakan motivasi demonstrasi tersebut dan mengatakan dalam konferensi pers rutinnya di pagi hari bahwa protes tersebut “anorganik” dan “dibiayai.”

“Ini adalah gerakan yang dipromosikan dari luar negeri untuk melawan pemerintah,” ujarnya.(r)

Editor: Edward