SUMUT  

KPK Gelar Bimtek di Asahan: Bukan Seremoni, Tapi Langkah Strategis Bangun Sistem yang Bersih

Bimbingan Teknis: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI saat menggelar Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026, bertempat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (5/5/2026).(Foto:Dok/Diskominfo)

Asahan, Mediautama.news – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan bagian dari program “Ber-AKSI” (Berani Berantas Korupsi) untuk memperkuat integritas daerah.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan KPK. Menurutnya, momen ini menjadi tonggak penting untuk memperkokoh sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, serta membangun budaya kerja bersih di seluruh lini pelayanan publik.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Sekretaris Inspektorat Provinsi Murdianto menegaskan dukungan penuh Pemprov Sumut. Ia berharap Asahan mampu menjadi teladan dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan bebas korupsi.

Sementara itu, Koordinator Program KPK Rino Haruno menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis membangun sistem yang bersih.

“Bimtek ini adalah awal dari perubahan nyata. Kami harap Pemkab Asahan segera menindaklanjuti dengan memperkuat tata kelola, meningkatkan pelayanan, dan transparansi anggaran,” tegasnya.

Ia berharap Kabupaten Asahan dapat menjadi daerah percontohan anti korupsi yang membanggakan, baik di tingkat Sumatera Utara maupun nasional.

Kegiatan ini dihadiri, Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para staf ahli, asisten, OPD, para Camat, tokoh adat dan tokoh masyarakat Kabupaten Asahan.(Kis1)

Editor: AR Manik