Belawan, Mediautama.news – Sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga di Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan, dilanda banjir rob (air laut pasang), Minggu (17/5/2026) sore.
Genangan air laut terjadi beberapa jam dan terlihat mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas menuju kawasan pelabuhan.
Para pengendara sepeda motor yang hendak memasuki Kota Pelabuhan Belawan memilih menghentikan perjalanan dan memarkir kendaraannya di lokasi yang tidak tergenang. Mereka khawatir memaksa melintas di tengah genangan dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan.
Tidak hanya pengendara sepeda motor, sejumlah mobil pribadi dan angkutan kota juga terpaksa memutar balik ke arah Kota Medan karena akses utama keluar masuk Kota Pelabuhan Belawan ikut terendam air laut.
Sementara itu, dari arah Belawan menuju Kota Medan, banyak sepeda motor mengalami mati mesin setelah pengendaranya nekat menerobos genangan cukup tinggi di kawasan Simpang Sicanang.
Warga menilai banjir rob yang belakangan kerap terjadi di Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan semakin mengganggu aktivitas harian masyarakat. Kondisi itu diduga dipicu berkurangnya daerah resapan air akibat alih fungsi lahan kosong menjadi kawasan usaha, perkantoran, maupun permukiman.
Kemudian, diakibatkan oleh sistem drainase di sejumlah titik di Kecamatan Medan Belawan tidak berfungsi optimal dan kurang terawat, sehingga air laut yang meluap saat pasang tinggi dengan mudah menggenangi jalan raya dan kawasan permukiman warga.(Md1)
Editor: Edward






