Simalungun, Mediautama.news – Bupati Simalungun yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Mixnon Andreas Simamora membuka kegiatan Business Matching Kemitraan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pelaku UMKM dari Kota Pematangsiantar serta Kabupaten Simalungun.
Kegiatan yang digelar Bank Indonesia perwakilan Pematangsiantar itu berlangsung di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Jumat (26/6/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, kegiatan ini dinilai sebagai langkah memperkuat sinergi untuk mendukung ketahanan pangan, mengendalikan inflasi, memberdayakan UMKM, sekaligus menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekda mengatakan, Program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi peluang besar bagi petani, peternak, koperasi, dan pelaku usaha lokal untuk menjadi pemasok bahan pangan. Karena itu, dibutuhkan kemitraan yang kuat dan berkelanjutan antara SPPG dan UMKM.
Ia menambahkan, Simalungun memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang mampu mendukung kebutuhan rantai pasok MBG. Pemerintah daerah juga berkomitmen mendorong UMKM agar mampu memenuhi standar keamanan pangan dan menjadi pemasok utama program tersebut.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membuka akses pasar bagi UMKM.
Menurutnya, keberadaan 79 unit SPPG di Simalungun dan 42 unit di Pematangsiantar membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar setiap pekan, sehingga menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Kegiatan juga diisi pemaparan mengenai kebutuhan pangan MBG dan mekanisme kemitraan oleh Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sumatera Utara, Donal Simanjuntak, dilanjutkan dengan diskusi bersama para peserta.(Sim1)
Editor: AR Manik






