Simalungun, Mediutama.news – Pemerintah Kabupaten Simalungun mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas pengelolaan dan realisasi Tambahan Keuangan Daerah (TKD) Tambahan Tahun Anggaran 2026.
Apresiasi disampaikan saat Tim Monitoring Kemendagri melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Kamis (16/7/2026).
Tim Kemendagri dipimpin Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Dr. Kartorius Sinaga, didampingi Sesditjen Bina Keuangan Daerah Horas Mourist Panjaitan dan Kasubdit Anggaran Keuangan Daerah Wilayah I Fernando H. Siagian. Rombongan disambut Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama Sekda Mixnon Andreas Simamora dan jajaran OPD.
Kabupaten Simalungun menerima alokasi TKD Tambahan sebesar Rp412,93 miliar yang difokuskan untuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, irigasi, dan pertanian. Hingga 15 Juli 2026, realisasi TKD mencapai Rp77,81 miliar atau 18,84 persen, sementara realisasi belanja daerah sebesar 40,97 persen.
Pemkab menjelaskan, penyesuaian Standar Satuan Harga (SSH) menjadi salah satu kendala percepatan realisasi.
Dana tersebut digunakan antara lain untuk rehabilitasi 23 puskesmas dan tiga RSUD, peningkatan sarana pendidikan, perbaikan jalan dan irigasi, pengadaan alat mesin pertanian, revitalisasi pasar, serta digitalisasi sistem pembayaran guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, Pemkab Simalungun juga telah menyalurkan bantuan keuangan khusus sebesar Rp30 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sebagai tindak lanjut arahan Kemendagri terkait bantuan bagi daerah terdampak bencana.
Kartorius Sinaga mengapresiasi langkah cepat Pemkab Simalungun dalam memanfaatkan TKD sesuai ketentuan. Menurutnya, program yang disusun dinilai tepat sasaran dan akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas tambahan TKD tersebut. Ia menegaskan Pemkab Simalungun akan mempercepat realisasi anggaran sekaligus memperkuat langkah mitigasi menghadapi potensi dampak El Nino agar penggunaan dana berjalan optimal dan tepat sasaran.(Sim1)
Editor: AR Manik






