MediaUtama | Simalungun – Alangkah sangat disayangkan selaku pejabat publik Fran Saragih yang merupakan Kadis Keuangan Kabupaten Simalungun terkesan tertutup dalam memberikan informasi juga keterangan kepada masyarakat dan khususnya wartawan.
Terkait status Eks Kantor Agro Madear yang merupakan aset Simalungun yang hendak di konfirmasi wartawan kepada Frans untuk mengetahui informasi tentang aset tersebut, Frans terkesan menutup informasi bahkan wartawan yang mencoba berulang kali untuk menghubungi telepon selulernya guna konfirmasi sepertinya diabaikan.
Berbagai upaya yang dilakukan oleh awak media tidak pernah berhasil mulai dari mendatangi kantornya dan menghubungi telepon selulernya selalu berbuah nol atau sia-sia saja.
Namun ketika dikonfirmasi kepada Ryan Pakpahan selaku Kabid Aset, Rabu (03/06/2020) mengatakan bahwa status dari Eks Kantor Agro Madear belum terdata kepada mereka.
“Kita belum tahu statusnya itu, bagaimana bang namun yang pasti kantor dan tanah tersebut merupakan aset Pemkab Simalungun,” tuturnya.
Untuk itu, menurut pengamat pemerintahan F Nainggolan saat ditemui di salah satu tempat di pematang siantar mengatakan bahwa Frans yang merupakan Kadis Keuangan dinilai tidak kooperatif dalam hal melaksanakan tugasnya sebagai Kadis Keuangan mengingat beliau sudah hampir 4 tahun menjabat di dinas tersebut.
“Namun hingga saat ini aset tersebut bisa tidak terdata di dinas keuangan. Untuk itu diharapkan kepada Bapak JR Saragih sebagai Bupati Simalungun untuk mengevaluasi Frans dalam jabatannya sebagai Kadis Keuangan,” tegasnya.
Menurut informasi dan hasil investigasi saat ini bangunan tersebut diduga dikuasai oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Simalungun. Bahkan saat ini bangunan tersebut sudah rusak parah akibat digunakan sebagai tempat penyimpanan material bahan bangunan.
[Sagar]






