DUNIA  

Roket Hantam Dekat PLTN Bushehr Iran, Satu Penjaga Tewas

Kawasan dekat pembangkit nuklir Bushehr, Iran dihantam serangan roket udara AS-Israel, satu orang dilaporkan tewas.(Foto:ilustasi AFP/via CNNIndonesia)

Jakarta, Mediautama.news – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan udara yang dilancarkan pasukan Amerika Serikat bersama Israel menghantam wilayah selatan Iran. Serangan yang terjadi pada Sabtu (4/4) pagi itu dilaporkan menyasar area di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr dan menewaskan satu orang.

Berdasarkan laporan kantor berita resmi IRNA melansir CNNIndonesia, serangan terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Sebuah roket dilaporkan jatuh di kawasan dekat fasilitas nuklir tersebut. Meski menimbulkan korban jiwa, pihak berwenang memastikan tidak ada kerusakan pada instalasi pembangkit listrik.

IRNA menyebutkan, korban tewas merupakan seorang penjaga di sekitar lokasi kejadian. Otoritas setempat menegaskan kondisi fasilitas nuklir tetap aman dan tidak terdampak secara langsung oleh serangan tersebut.

Selain itu, serangan juga dilaporkan menyasar sebuah pabrik semen di wilayah selatan Iran. Namun, berdasarkan laporan kantor berita Tasnim, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan operasional.

Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan, Ahmad Nafisi, menyatakan bahwa aktivitas di pabrik semen Bandar Khamir tetap berjalan normal pascaserangan. “Operasional pabrik berlanjut seperti biasa,” ujarnya.

Situasi di Iran sendiri masih memanas sejak serangan besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Operasi tersebut dilaporkan menimbulkan korban besar, termasuk warga sipil, serta meningkatkan eskalasi konflik di kawasan.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah aset milik Amerika Serikat di kawasan Teluk, menandai potensi konflik yang semakin meluas.(r)

Editor: Edward