Polsek Percut Sei Tuan Bubarkan Masyarakat yang Berkumpul Untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

MediaUtama | Medan – Polsek Percut Sei Tuan menggelar razia malam ke tempat hiburan dan lokasi keramaian lainnya yang ada di Kecamatan Percut Sei Tuan. Razia ini dilakukan untuk menghambat penyebaran virus Corona (Covid-19) yang kian mewabah. Selasa (23/03/2020).

Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo SIK mengatakan pihaknya telah melakukan razia di sejumlah titik lokasi keramaian tersebut. 

“Kami gelar razia malam, Senin (23/3/2020) sesuai dengan anjuran pemerintah serta  Kapolri untuk mengantisipasi penyebaran (Covid-19,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo SIK saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (24/03/2020) siang. 

Tadi malam kami dan jajaran Polsek Percut Sei tuan kami razia 15 tempat keramaian dalam waktu 4 jam.

Personel Polsek Percut sei tuan melakukan razia tersebut di 15 titik keramaian sejak pukul 20.00 WIB hingga 24.00 WIB. 

Kegiatan ini adalah Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Arahan Kapolri dalam rangka pencegahan penyebaran (Covid-19) agar mengimbau masyarakat secara persuasif untuk membubarkan tempat orang berkumpul. 

Kami mengingatkan agar warga masyarakat di wilayah hukum Percut Sei Tuan mengindahkan imbauan Pemerintah dan Kapolri terkait antisipasi penyebaran virus (Covid-19).

“Kami tetap himbau masyarakat agar mengindahkan dan pemberitahuan pemerintah dan Kapolri Sebab ini demi kepentingan kita bersama Kita lakukan pencegahan sejak dini,” kata Kompol Aris Wibowo sik. 

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo SIK menjelaskan rute razia yang digelar pada hari Senin (23/3/2020) malam.

Personel kepolisian Percut Sei Tuan telah berkumpul di Mapolsek Percut Sei tuan sesuai dengan arahan dan Perjalanan diawali dengan menyusuri Jalan Letda Sujono.

Dan dilanjutkan ke Jalan Selamet Ketaren dan Jalan Besar Tembung Jalan Komplek Cemara Asri dan Jalan Tuasan dan Jalan Pancing dan kembali ke Mako polsek percut Sei Tuan.

“Kemudian Kita langsung ke warkop dan rumah makan, dan karaoke keluarga. Kepada pemilik warkop dan rumah makan agar menyarankan para pembeli harus membungkus makanan dan dibawa pulang ke rumah,” katanya. 

“Selanjutnya kami menyarankan untuk tetap di rumah apabila terpaksa harus keluar rumah jika ada kebutuhan yang sangat mendesak,” sambungnya.

(MU-11)