Turunkan Tekanan Darah Tanpa Obat, 4 Tips Mudah dan Efektif

Periksa Tekanan Darah (Foto: Mu/ilustrasi/pixabay)

Jakarta, Mediautama.news – Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi medis kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri terus-menerus berada di atas batas normal.

Biasanya, hipertensi terjadi ketika tekanan darah sistolik (tekanan saat jantung memompa darah) mencapai lebih dari 140 mmHg, dan/atau tekanan darah diastolik (tekanan saat jantung beristirahat di antara detak) melebihi 90 mmHg.

Jika tidak ditangani, hipertensi dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan kerusakan organ lainnya.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), tekanan darah tinggi adalah silent killer atau pembunuh senyap. Berdasarkan catatan, satu dari tiga orang di Indonesia mengidap tekanan darah tinggi.

Biasanya, tekanan darah dapat diturunkan dengan cara mengonsumsi obat. Namun, ternyata ada berbagai cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menurunkan tekanan darah tinggi tanpa harus minum obat, salah satunya adalah tidur.

Lantas, bagaimana cara menurunkan tekanan darah ? Berikut ulasannya, dikutip dari CNBC Indonesia :

1. Tidur Lebih Awal
Pelatih kebugaran dan kesehatan, Walter Gjergja mengatakan bahwa kebiasaan begadang atau tidur larut malam merupakan salah satu pemicu naiknya tekanan darah.

Selama beristirahat, tekanan darah perlahan akan menurun dan kembali normal. Maka dari itu, usahakan setidaknya mendapatkan tidur berkualitas selama tujuh jam setiap malam untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

2. Perbanyak Makan Sayuran dan Biji-bijian
Pola makan yang berfokus mengonsumsi sayur, biji-bijian, buah, protein rendah lemak, serta rendah garam menjadi faktor penting untuk membantu penurunan tekanan darah.

Makanan tinggi garam menjadi salah satu penyumbang utama masalah tekanan darah tinggi. Maka dari itu, Waller menganjurkan para penderita tekanan darah tinggi untuk mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 miligram natrium setiap hari dan mengganti camilan asin dengan makanan sehat, seperti pisang, bayam, ubi, dan alpukat.

3. Prioritaskan Kebahagiaan
Walter menuturkan, kebahagiaan berperan penting pada kesehatan. Dalam hal ini, kebahagiaan dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dengan menurunkan stres, meningkatkan aliran darah, hingga merelaksasi pembuluh darah.

Oleh sebab itu, Walter mengimbau setiap individu untuk tidak lupa bahagia serta menghabiskan waktu bersama orang terdekat dan banyak tertawa.

“Sedikit humor, baik dengan sosialisasi, acara komedi, juga dapat meningkatkan suasana hati Anda. Ini menempatkan Anda dalam kerangka berpikir positif untuk berolahraga,” kata Walter.

4. Banyak Bergerak
Walter menjelaskan, bahwa menjaga tubuh tetap bergerak merupakan salah satu ‘obat’ terbaik untuk mencegah berbagai penyakit. Ia merekomendasikan setiap individu untuk berolahraga sedang setidaknya 150 menit atau olahraga intens selama 75 menit per minggu.

“Mulailah dengan olahraga low impact, seperti berjalan, mendaki, berenang, dan bersepeda untuk mengurangi tekanan darah dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular tanpa membebani sendi,” imbau Waller.

Menurutnya, berolahraga di luar ruangan juga dapat memberikan manfaat tambahan yang berkaitan dengan sinar matahari, udara segar, dan berhubungan dengan alam.(r)

Editor: Joko