Jakarta, CNBC Indonesia – Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai pemimpin wanita pertama Jepang usai memenangkan pemilihan ketua Partai Demokrat Liberal (LDP) yang saat ini berkuasa.
Mengutip laporan Nikkei Asia dan dilansir dari CNBC Indonesia, pemilihan digelar pada Sabtu (4/10/2025) waktu setempat. Dengan kemenangan ini, Sanae berpeluang besar menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang dalam dua minggu ke depan.
Posisi tersebut sebelumnya dijabat oleh Shigeru Ishiba, yang akan segera mengakhiri masa jabatannya.
Dalam pemilihan putaran kedua, Sanae berhasil mengalahkan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi setelah pada putaran pertama lima kandidat gagal memperoleh suara mayoritas.
Media Jepang melaporkan, ini merupakan kali ketiga bagi politisi berusia 64 tahun itu mencalonkan diri sebagai pemimpin partai, sebelum akhirnya berhasil meraih kemenangan bersejarah kali ini.
*Sosok Sanae, Dikenal Sebagai Konservatif Garis Keras
Masih dilansir dari unggahan di akun Instagram resmi Nikkei Asia, Sanae dikenal sebagai tokoh konservatif garis keras. Dia diketahui dekat dengan mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe, yang juga mantan pemimpin LDP.
Dia juga mengaku Margaret Thatcher yang merupakan mantan perdana menteri Inggris adalah panutannya
Sanae juga telah menyiapkan beberapa tujuannya untuk ekonomi Jepang. Dari tax cut dan juga investasi semikonduktor serta sektor strategis lainnya.
Selain itu, dia juga mengadvokasi kebijakan fiskal dan moneter yang agresif. Sejumlah ahli mengatakan masalah seperti yen yang lemah, harga saham tinggi, dan akselerasi inflasi bisa terselesaikan di bawah pemerintahannya nanti.(r)
Editor: Edward






