Jakarta, Mediautama.news – Sedikitnya sembilan orang meninggal dunia dan lebih dari 200 lainnya dirawat di rumah sakit di Kota Indore, India tengah. Peristiwa ini diduga dipicu wabah diare yang berkaitan dengan air minum terkontaminasi, menurut keterangan anggota parlemen dan otoritas kesehatan setempat.
“Air minum di wilayah Bhagirathpur tercemar akibat kebocoran pipa. Hasil uji air menunjukkan adanya bakteri di dalam jaringan pipa tersebut,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Indore, Madhav Prasad Hasani, dikutip dari Reuters dan dilansir dari CNBC Indonesia, Minggu (4/1/2026).
Madhav belum bisa memastikan jumlah korban meninggal, namun memang lebih dari 200 orang dari wilayah yang sama saat ini menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di kota ini. Laporan akhir hasil uji sampel air dari wilayah terdampak, menurutnya, masih ditunggu.
Pejabat administrasi distrik, Shravan Verma, menyatakan pihak berwenang telah mengerahkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah serta membagikan tablet klorin guna membantu memurnikan air.
“Kami telah menemukan satu titik kebocoran yang diduga menjadi sumber kontaminasi air dan titik tersebut sudah diperbaiki,” kata Verma. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memeriksa 8.571 warga dan mengidentifikasi 338 orang dengan gejala ringan.
Indore, yang terletak di negara bagian Madhya Pradesh, dikenal sebagai kota terbersih di India dan telah menempati peringkat teratas dalam penilaian kebersihan nasional selama delapan tahun berturut-turut.(r)
Editor: Edward






