Jakarta, Mediautama.news – Sebuah safir bintang ungu raksasa seberat 3.563 karat, yang ditaksir bernilai sekitar US$300 juta atau setara Rp5,06 triliun, dipamerkan di Kolombo, Sri Lanka, pada Sabtu (17/1).
Ashan Amarasinghe, seorang konsultan ahli permata mengatakan, bahwa permata berbentuk bulat bernama “Bintang Tanah Suci” ini merupakan safir bintang ungu alami terbesar yang pernah didokumentasikan di dunia.
Nilai batu tersebut, jelas Amarasinghe, diperkirakan mencapai sekitar US$300 juta hingga US$400 juta (sekitar Rp5,06 hingga Rp6,06 triliun) oleh penilai internasional.
Disebutkannya kepada media, seperti dikutip AP dan dilansir dari CNNIndonesia, ini adalah safir bintang ungu terbesar dari jenisnya.
“Permata tersebut menampilkan fenomena asterisme yang jelas dengan enam sinar, sesuatu yang istimewa dibandingkan dengan semua batu lainnya,” kata dia.
Melansir situs Britannica, asterisme merupakan kumpulan bintang yang membentuk pola atau bentuk yang dapat dilihat dengan mata telanjang.
Permata yang telah dipoles tersebut dimiliki oleh Tim Bintang Tanah Suci, yang memilih untuk tetap anonim demi alasan keamanan.
Salah satu pemilik mengungkapkan batu itu ditemukan di sebuah lubang tambang permata dekat kota terpencil Rathnapura, “kota permata” di Sri Lanka, pada 2023.
Batu itu dibeli bersama dengan permata lain pada tahun yang sama dan sekitar dua tahun kemudian, para pemilik menyadari batu itu merupakan permata istimewa. Mereka kemudian mendapatkan sertifikasi dari dua laboratorium setelah memiliki batu tersebut.
Safir yang berasal dari Sri Lanka terkenal karena karakteristiknya yang menonjol, mulai dari warna, kejernihan, dan kilaunya yang unik.(r)
Editor: Edward






