SUMUT  

Diserbu 208 Ribu Pemudik, Kualanamu Siaga Hadapi Puncak Arus Balik 29 Maret

Terminal Kedatangan: Suasana di terminal kedatangan penumpang, di Bandara Internasional Kualanamu (Foto:Dok/PT Angkasa Pura Aviasi).

Deliserdang, Mediautama.news – PT Angkasa Pura Aviasi mencatat lonjakan signifikan arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Kualanamu. Selama periode 13 hingga 21 Maret, total pergerakan penumpang mencapai 208.030 orang, dengan 1.464 pergerakan pesawat dan volume kargo sebesar 1.295 ton.

“Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026, dengan estimasi pergerakan penumpang mencapai 26.495 orang. Untuk itu, PT Angkasa Pura Aviasi telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran operasional arus balik ,” ungkap Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono pada siaran persnya, melalui Manager of Corporate Affairs, Mohamad Hikmat Hidayat, Minggu (22/3/2026).

Data trafik, rute dengan tingkat utilisasi tertinggi selama periode angkutan Lebaran didominasi oleh destinasi domestik dan regional. Adapun Top 5 destinasi dari Bandara Kualanamu meliputi Jakarta (CGK), Kuala Lumpur (KUL), Penang (PEN), Batam (BTH), dan Singapura (SIN).

Dominasi rute tersebut mencerminkan tingginya konektivitas Kualanamu sebagai hub utama wilayah barat Indonesia, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Disebutkan, capaian itu mencerminkan tren pemulihan transportasi udara yang terus berlanjut, dengan optimalnya kinerja dan koordinasi operasional serta kesiapan fasilitas dalam mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat selama musim mudik.

Trafik angkutan Lebaran tahun ini, jelasnya, menunjukkan kinerja yang baik dan stabil. Tingkat pemulihan yang telah melampaui periode pra-pandemi menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat serta kepercayaan terhadap transportasi udara.

Selain memastikan kelancaran operasional, Bandara Internasional Kualanamu juga menghadirkan nuansa Lebaran bagi para pengguna jasa melalui berbagai kegiatan pelayanan dan budaya di terminal penumpang. Pada H-2 Lebaran, penumpang disuguhkan persembahan tarian sufi sebagai bagian dari aktivasi layanan tematik Ramadan dan Idulfitri.

Sementara itu, setelah pelaksanaan Sholat Idulfitri, bandara juga menggelar kegiatan Halal Bihalal di area terminal penumpang sebagai momentum mempererat kebersamaan antara pengguna jasa, stakeholder, dan insan kebandarudaraan.

PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan operasional melalui penguatan koordinasi lintas stakeholder, optimalisasi fasilitas, serta peningkatan kualitas layanan guna menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

Monitoring dan evaluasi terus dilakukan secara real-time melalui Posko Terpadu untuk mengantisipasi dinamika trafik baik pada arus mudik maupun arus balik.

Dijelaskan, PT Angkasa Pura Aviasi merupakan perusahaan Joint Venture (JVCo) antara PT Angkasa Pura Indonesia dan GMR Airports Netherlands B.V sebagai tindak lanjut Kemitraan Strategis Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Perusahaan bertujuan melakukan pengusahaan, pengoperasian, serta pengembangan Bandara Internasional Kualanamu sebagai bandara hub strategis dan pintu gerbang internasional wilayah barat Indonesia.(Md1)

Editor: Edward