Jakarta, Mediautama.news – Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, meminta Paus Leo XIV mempertimbangkan kunjungan ke Zona Demiliterisasi Korea (DMZ) hingga Korea Utara sebagai bagian dari upaya mendorong perdamaian di Semenanjung Korea
Permintaan tersebut disampaikan Lee saat bertemu Paus Leo XIV di Vatikan dalam kunjungannya pada 14-15 Juni 2026, seperti dilaporkan Korea Herald. Selain mengundang Paus menghadiri Hari Kaum Muda Sedunia (World Youth Day/WYD) 2027 di Seoul, Lee berharap kunjungan itu juga mencakup DMZ yang menjadi perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara.
“Paus mengatakan akan secara aktif mempertimbangkan dan berupaya mewujudkannya,” kata Lee, Sabtu (20/6/2026), melansir CNBC Indonesia.
Menurut Lee, Paus Leo XIV menunjukkan perhatian besar terhadap perdamaian di Semenanjung Korea dan perkembangan Gereja Katolik di Korea Selatan. Namun, ia mengakui kunjungan ke Korea Utara hanya dapat terlaksana apabila situasi politik dan diplomatik memungkinkan, termasuk adanya undangan resmi dari Pyongyang.
Dalam pertemuan tersebut, Lee juga menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memperkuat perdamaian dan rekonsiliasi antar-Korea. Ia turut menghadiri misa khusus untuk perdamaian dan solidaritas di Vatikan serta berdiskusi dengan sejumlah pejabat Takhta Suci mengenai upaya menjaga stabilitas di kawasan.
Seoul akan menjadi tuan rumah Hari Kaum Muda Sedunia pada 3-8 Agustus 2027. Korea Selatan tercatat sebagai negara Asia kedua yang dipercaya menjadi penyelenggara ajang internasional umat Katolik tersebut setelah Filipina pada 1995.
Takhta Suci dan Korea Selatan telah menjalin hubungan diplomatik sejak 1963. Hubungan kedua pihak terus terjaga erat, termasuk melalui kunjungan Paus Santo Yohanes Paulus II pada 1984 dan 1989 serta Paus Fransiskus pada 2014.(r)
Editor: Edward






