SUMUT  

Wanita Ini Pilih Mundur Jadi Peserta MTQ Ketimbang Buka Cadar

Ket Foto : Ket Foto : Seorang wanita peserta MTQ rela gugur ketimbang membuka cadarnya. [Schrenshoot video akun FB Dakwah Masturah]

MediaUtama | Medan – Sebuah video memperlihatkan seorang wanita dilarang memakai cadar oleh panitia beredar di media sosial.

Video berdurasi 2.24 detik itu diunggah oleh akun Facebook Dakwah Masyurah, Selasa (08/09/2020).

“Kejadian Di Tebing Tinggi SuMut Acara MTQ Tingkat Provinsi. Peraturan macam apa ini. Allahul mustaan tak terasa menetes air mata melihat ini… 

MasyaAllah kami bangga denganmu ukhty fillah”. tulis akun Facebook Dakwah Masturah.

Ket Foto : Screenshot Facebook Dakwah Masturah.

Dilihat mediautama.news, postingan tersebut mendapat 18.302 komentar dan 26.785 kali dibagikan.

Dalam video tersebut, terlihat wanita berpakaian serba hitam dan menggunakan cadar duduk di panggung. Terdengar suara seorang pria diduga panitia MTQ meminta kepada peserta 2830 agar bersiap-siap di tempat yang telah disediakan.

Baca JugaGubsu Resmi Buka MTQ ke-37 Tingkat Provinsi di Tebing Tinggi

Setelah peserta tersebut berada di tempat yang telah disediakan, salah seorang pria di dalam video tersebut meminta kepada peserta agar melepas cadar yang digunakannya.

“Tolong bisa dibuka cadarnya?” kata panitia melalui pengeras suara.

Mendengar hal tersebut, wanita itu meminta agar membaca…dengan posisi mikrofon di dalam cadar. Namun, panitia tetap menolak.

“La (tidak),” kata suara pria tersebut.

Wanita itu terdiam sejenak. Sesaat kemudian, wanita tersebut berdiri dan meninggalkan panggung.

“Peraturan nasional sudah diterapkan sejak MSTQ tahun lalu di Pontianak, yang menggunakan cadar dibuka ketika dia membaca Al-Qur’an. Setelah itu pakai, mau sampai ke mana saja pakai,” kata pria tersebut.

Diketahui, MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Sumut di Tebing Tinggi resmi dibuka oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Sabtu (5/9/2020).

Baca JugaKapoldasu: Kepercayaan Pada Diri Sendiri yang Bisa Diandalkan Dalam Proses Seleksi

Acara tersebut diikuti 1.197 peserta yang mengikuti perlombaan, yaitu Seni Baca Alquran, Hafalan Alquran, Tafsir Alquran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Seni Kaligrafi Alquran dan Karya Tulis Ilmiah.

 

[MU/Red]