Home / DUNIA

Sabtu, 23 November 2019 - 15:25 WIB

Pengepungan Kampus Hampir Berakhir Menjelang Pilkada Hong Kong

Ket Foto : Seorang pria menggendong anak lelakinya di luar kampus Hong Kong Polytechnic University saat mereka menunggu ambulans dalam protes di Hong Kong, China, Selasa (19/11/2019). (ANTARA/REUTERS)

Ket Foto : Seorang pria menggendong anak lelakinya di luar kampus Hong Kong Polytechnic University saat mereka menunggu ambulans dalam protes di Hong Kong, China, Selasa (19/11/2019). (ANTARA/REUTERS)

MEDIAUTAMA.CO | Hong Kong – Pengepungan kampus universitas Hong Kong selama lebih dari sepekan hampir berakhir, Sabtu, dengan segelintir pengunjuk rasa bersembunyi di tempat perlindungan rahasia di halaman yang banyak dengan sampah, saat fokus Hong Kong beralih ke pemilihan daerah.

Akhir dari pengepungan Polytechnic University di semenanjung Kowloon hampir terjadi saat sejumlah pengunjuk rasa secara mati-matian mencari jalan keluar dan yang lainnya berjanji untuk tidak menyerah, beberapa hari setelah kekerasan brutal sejak demonstrasi anti pemerintah berkecamuk pada Juni.

“Jika mereka menyerbu masuk, banyak tempat untuk kita berlindung,” kata Sam (21), mahasiswa yang menyantap mie dalam waktu dua menit di sebuah cafe sambil merencanakan pelariannya.

Polisi memasang barikade plastik yang tinggi dan pagar di sekeliling kampus, yang mereka kepung lebih dari sepekan. Pada Sabtu pagi, wartawan Reuters melihat tiga van polisi masuk saat sekitar puluhan petugas siaga.

Baca Juga : Bentrok dengan Polisi, Pendemo Hong Kong Bakar Gerbang Kampus

Baca Juga : Unjuk Rasa Kenaikan BBM di Iran, 1 Tewas

Seperti dikutip dari Antara, Sabtu (23/11/2019) Sekitar 1.000 orang ditangkap dalam pengepungan di kota yang diperintahkan China tersebut, dengan sekitar 300 dari mereka berusia di bawah 18 tahun.

IKLAN ADS

Seorang anggota Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) berjaga di dalam Gun Club Hill Barracks dekat pagar polisi di ujung universitas.

Sampah busuk dan kotak bom molotov yang tak digunakan berserakan, tempat banyak tingkat bangunan mirip dengan tempat persembunyian yang ditinggalkan dan menyisakan sejumlah barang seperti ransel, masker dan botol minum.

Sabtu dini hari petugas dinas kebakaran memeriksa bagian sistem pembuangan, tempat sejumlah mahasiswa berupaya melarikan diri awal pekan ini, dengan meninggalkan ransel, masker dan juga barang-barang lainnya.

Bentrokan universitas hampir berakhir ketika sebanyak 1.104 orang mencalonkan diri untuk memperebutkan 452 kursi dewan daerah dalam pemilihan Minggu.

Tercatat 4,1 juta rakyat Hong Kong, dari populasi 7,4 juta, telah mendaftar untuk memberikan suara mereka dalam pemilihan.

Beberapa pegiat muda prodemokrasi kini mencalonkan diri di sejumlah kursi yang tak diperebutkan dan didominasi oleh para calon dari pro-Beijing.

 

Sumber: Reuters/Antara

Share :

Baca Juga

DUNIA

Lewat Aplikasi, Cina Pantau Area Penyebaran Virus Corona

DUNIA

Kesal dengan Twitter, Trump Ancam Tutup Media Sosial

DUNIA

Satelit Pantau Kapal Selam Nuklir China di Laut China Selatan

DUNIA

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Meninggal akibat Corona

DUNIA

WHO Peringatkan Pandemi Corona akan Berlangsung Selama Puluhan Tahun

DUNIA

Cari Perhiasan Antik Dicuri, Jerman Gelar Sayembara Rp7,7 M

DUNIA

Penembakan di Moskow, Satu Pejabat Kepolisian Tewas

DUNIA

Berlabuh di Perairan Siprus, Kapal Israel Diusir Angkatan Laut Turki