Home / NASIONAL

Kamis, 8 Oktober 2020 - 11:41 WIB

Demo di Jakarta, Polri Datangkan 2.500 Brimob dari Luar Jawa

Ket Foto : Polri mendatangkan personel Brimob dari Polda seluruh Indonesia ke Jakarta untuk mengawal aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja (ANTARA)

Ket Foto : Polri mendatangkan personel Brimob dari Polda seluruh Indonesia ke Jakarta untuk mengawal aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja (ANTARA)

MediaUtama | Jakarta – Polri mendatangkan ribuan personel Brimob Nusantara dari jajaran Polda seluruh Indonesia untuk melakukan pengamanan unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang bakal digelar di beberapa titik di DKI Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan bahwa personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Brimob Nusantara dari Polda Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, dan Bangka Belitung telah tiba di ibu kota sejak kemarin.

“Kemarin sudah datang BKO Brimob Nusantara untuk backup Polda Metro Jaya 2.500 personel,” kata Awi dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (8/10/2020).

Dia mengatakan bahwa selain wilayah hukum Polda Metro Jaya, kepolisian juga mendatangkan personel tambahan untuk mengamankan wilayah Polda Jawa Barat.

Namun, Awi menuturkan bahwa jumlah personel BKO yang diturunkan untuk ke wilayah Polda Jabar tidak sebanyak di Polda Metro Jaya. Ia mengatakan Brimob didatangkan dari Polda Bali dan Kalimantan Timur.

“200 Personel untuk backup Polda Jabar,” pungkas Awi.

IKLAN ADS
Baca Juga :  Poin-poin Kontroversial Omnibus Law

Penugasan para personel itu nantinya akan mengikuti arahan dari masing-masing Polda yang mendapat bantuan tambahan. Awi tidak dapat menerangkan secara rinci penempatan para personel Brimob Nusantara itu.

Polda Metro Jaya sendiri setidaknya sudah menyiapkan ribuan personel gabungan untuk mengawal aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Aksi massa yang diikuti kelompok buruh, mahasiswa, dan masyarakat lainnya bakal memusatkan aksi di depan Istana Negara, Jakarta. Namun, sekitar gedung DPR juga turut dijaga ketat aparat.

 

Baca Juga :  Poin-poin Kontroversial Omnibus Law

[MU/CNNI]

Share :

Baca Juga

NASIONAL

KPU: Tak Ada Daerah yang Diprioritaskan Input Rekapitulasi Suara

NASIONAL

Mantan Penasihat KPK Said Zainal Abidin Wafat

NASIONAL

Hari Ini, Warga Depok Tak Pakai Masker Didenda Rp50 Ribu

NASIONAL

Ratusan KPPS Meninggal, Menkeu Tetapkan Santunan Rp36 Juta

NASIONAL

Fadli Zon Geram Polisi Tak Izinkan Demo Buruh: Jangan Diskriminasi

NASIONAL

Dokter Sarankan Pembagian Daging Kurban Langsung Diantar ke Rumah

BERITA UTAMA

Mendagri dan Sekjen Kemendagri Ternyata Satu Angkatan di Lemhanas

BERITA UTAMA

Kisah Polisi Ini Mengajar Anak-anak dari Rumah ke Rumah karena Tak Ada Ponsel