Medan, Mediautama.news – Pemerintah masih melakukan upaya perlindungan melalui vaksinasi, terkait masih ditemukannya kasus Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut). Saat ini vaksinasi semakin difokuskan untuk kelompok rentan yang masih memiliki resiko fatalitas dan kematian akibat Covid-19.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapatkan informasi adanya vaksin gratis dan berbayar.
“Di Sumut sendiri sampai saat ini sudah menjalankan vaksinasi kembali ,” kata Alwi Mujahit, Jumat (12/1/2024).
Untuk vaksinasi program yang gratis, menurut Alwi, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan dropping vaksin dari pusat. “Kalau yang program, tetap gratis. Tapi sampai saat ini, kita belum dapat dropping. Nah, kalau di swasta, sepertinya, berbayar,” tegasnya.
Ia mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya bahwa ada dua kelompok yang menjadi sasaran imunisasi Covid-19 program dan mendapatkan imunisasi Covid-19 gratis.
Kelompok pertama adalah yang belum pernah menerima vaksin Covid-19 sama sekali. Sementara kelompok kedua adalah yang sudah menerima minimal 1 dosis vaksin Covid-19.
Baik kelompok pertama maupun kelompok kedua, jelasnya, dikhususkan bagi masyarakat lanjut usia, lanjut usia dengan komorbid, dewasa dengan komorbid, tenaga kesehatan yang bertugas di garda terdepan, ibu hamil, serta remaja usia 12 tahun ke atas dan kelompok usia lainnya dengan kondisi immunocompromised (orang yang mengalami gangguan sistem imun) sedang berat.
Sementara itu, sesuai Surat Edaran Dirjen Farmalkes HK.02.02/E/2571/2023 tentang Penyediaan Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksin Covid-19 Pilihan, bagi masyarakat yang tidak masuk dalam kriteria di atas, imunisasi Covid-19 menjadi imunisasi pilihan secara mandiri, dan bisa didapatkan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan layanan vaksinasi Covid-19.
Namun, Alwi menyebutkan sejauh ini minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi masih kurang antusias. Padahal, seperti diketahui, untuk kasus Covid-19 di Sumut masih terus ditemukan.
“Ada 83 kasus aktif Covid-19 sampai hari ini ditemukan di Sumut ,” tegasnya. (Md 1)
Editor: Efran






