EKBIS  

Harga Emas di Pengujung 2025 Bakal Naik atau Turun? Ini Kata WGC

Perhiasan dari Emas (Foto:ilustrasi/pixabay)

Jakarta, Mediautama.news – World Gold Council (WGC) memperkirakan tren penguatan harga emas akan berlanjut hingga akhir 2025 dan terus berlanjut pada 2026.

“Menyusul reli emas yang terjadi baru-baru ini, kurva forward dan proyeksi analis menunjukkan pergeseran ke level yang lebih tinggi,” ujar analis WGC.dikutip dari Kitco News dan dilansir dari investor.id, Minggu (9/11/2025).

“Prakiraan konsensus Bloomberg saat ini menunjukkan harga emas akan naik hingga paruh pertama tahun 2026 sebelum mereda menjelang akhir tahun,” ungkap mereka.

Para analis memproyeksi rata-rata harga emas di kuartal keempat 2025 akan berkisar di level US$ 4.000 per troy ons.

“Sementara target setahun penuh 2026 telah sedikit lebih tinggi, berkisar antara US$ 4.500 hingga US$ 5.000 per troy ons,” katanya.

Harga emas dunia mengalami kenaikan tipis pada Kamis (6/11/2025), seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah kekhawatiran atas berlarutnya shutdown pemerintah, serta ketidakpastian hukum terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Harga emas spot naik tipis 0,08% menjadi US$ 3.982,25 per troy ons. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup relatif stabil di level US$ 3.991 per troy ons.

Laporan Tren Permintaan Emas kuartal ketiga dari WGC menunjukkan, permintaan emas di AS naik 58% dibandingkan kuartal ketiga 2024, sementara arus masuk ETF di kawasan Amerika Utara mencapai US$ 16 miliar.

“Permintaan emas secara keseluruhan di AS pulih pada kuartal ketiga, dengan permintaan sebesar 186 ton tumbuh 58% secara tahunan,” tulis analis WGC.

“Sedangkan permintaan konsumen (perhiasan + batangan dan koin) mencapai 32 ton atau turun 33% secara tahunan. Konsumsi perhiasan emas melanjutkan tren penurunan yang dimulai pada kuartal kedua 2022, turun 12% secara tahunan menjadi 25 ton,” tambah analis WGC.(r)

Editor: Edward