SUMUT  

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkab Sergai Keluarkan Edaran: Sekolah Diminta Siaga

Unit Layanan Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Foto:dok/Humas)

Sergai, Mediautama.news – Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengeluarkan Surat Edaran mengenai kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana yang berdampak pada satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Edaran ini merespons peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peningkatan potensi angin kencang dan hujan intensitas tinggi di wilayah Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut menimbulkan risiko bencana, termasuk banjir dan pohon tumbang, yang juga berpotensi mengancam keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Bupati Sergai H. Darma Wijaya melalui Kadis Pendidikan Sergai Raden Cici Sistiansyah SSos, di ruang kerjanya Kantor Dinas Pendidikan di Sei Rampah, Jumat (28/11/2025) menegaskan bahwa keselamatan civitas sekolah merupakan prioritas utama.

“Kami meminta seluruh kepala satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengambil langkah antisipatif sesuai kondisi di lapangan. Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sekolah wajib menunda sementara kegiatan belajar yang memerlukan mobilitas di luar ruang apabila kondisi cuaca tidak mendukung. Selain itu, satuan pendidikan yang terdampak banjir atau cuaca ekstrem diminta melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) hingga situasi kembali aman.

Edaran tersebut juga memuat daftar 51 satuan pendidikan di berbagai kecamatan yang dilaporkan terdampak banjir, dari jenjang SD dan SMP. Kecamatan tersebut adalah Pantai Cermin, Tanjung Beringin, Dolok Masihul, Sei Rampah, Teluk Mengkudu, Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, Serbajadi, Perbaungan, Bandar Khalifah, Sipispis, Pegajahan, dan Sei Bamban.

Kadis Pendidikan menekankan bahwa edaran ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan karena menyesuaikan perkembangan kondisi cuaca. “Kami berharap seluruh pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, dapat bersama-sama mendukung langkah-langkah mitigasi ini. Tujuannya sederhana yaitu memastikan proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan,” tuturnya.(Sb 1)

Editor: Edward